Kamis, 25 Juli 2019 12:33 WITA

"Apa Cukup Rp50 Juta?" Mantan Kepala Kemenag Gresik Terisak saat Cerita Uang untuk Romahurmuziy

Editor: Abu Asyraf
Mantan Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Gresik, Muafaq Wirahadi

RAKYATKU.COM - Mantan Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Gresik, Muafaq Wirahadi menangis saat membacakan nota pembelaan di Pengadilan Tipikor, Jakarta Pusat, Rabu (24/7/2019).

Dalam pembelaannya, dia menceritakan kronologi dia memberikan uang kepada mantan Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP), M Romahmurmuziy.

Muafaq Wirahadi dilantik menjadi kepala Kemenag Gresik setelah dua kali bertemu Romi, sapaan Romahurmuziy. Usai dilantik, atas saran Abdul Rochim, dia mengirimkan uang Rp50 juta kepada Romi.

"Saya sempat menanyakan apa cukup (uang Rp 50 juta itu)?" kata Muafaq.

Saat itu Romi menjawab, "Wes kamu sudah bantu Wahab."

Muafaq mengakui telah menyokong biaya sebesar Rp41,4 juta saat Abdul Wahab mencalonkan diri sebagai caleg DPRD Kabupaten Gresik. Sokongan terhadap caleg PPP itu diketahui dan atas izin Romi.

loading...

Selain memberikan uang kepada Romi dan Wahab, Muafaq juga memberikan Rp20 juta kepada Musyaffa. Ia menegaskan uang itu untuk acara tasyakuran sebagaimana celetukan Musyaffa kala Muafaq meminta restu.

"Akhir Januari saya dapat WA dari Gugus meminta saya merapat ke sebuah hotel di Mojokerto. Saya ke sana bawa uang Rp50 juta. Uang saya serahkan ke Gugus dengan ucapan terima kasih. Karena saya merasa sudah dibantu oleh Gugus," ucapnya.

Muafaq mengatakan pemberian uang ke sejumlah pihak sekadar bentuk terima kasih.

"Semata ucapan terima kasih karena sudah dibantu menjadi kepala kantor Agama, pemberian tersebut bukan karena diperjanjikan," ujar Muafaq.

Muafaq dalam nota pembelaannya merinci uang yang telah dia berikan kepada Romi sebagai anggota DPR dan ketua umum PPP, Gugus Joko Waskito sebagai staf khusus Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin, Abdul Wahab sepupu Romi, dan Musyaffa Noer sebagai ketua DPW PPP Jawa Timur.

Loading...
Loading...