Selasa, 23 Juli 2019 16:31 WITA

AMYA Laporkan Dugaan Mafia Gas Bersubsidi ke Polres Bantaeng

Penulis: Irmawati Azis
Editor: Aswad Syam
AMYA Laporkan Dugaan Mafia Gas Bersubsidi ke Polres Bantaeng
Suasana rakor penanganan gas bersubsidi di Kabupaten Bantaeng.

RAKYATKU.COM, BANTAENG - Angkatan Muda Yayasan Al Falah (AMYA) Bantaeng, kini telah resmi melaporkan dugaan adanya mafia gas bersubsidi ke Polres Bantaeng.

Aktivis AMYA, Rusdi menuturkan, laporannya ini atas tindak lanjut dari hasil rakor penanganan gas bersubsidi di Kabupaten Bantaeng.

"Alhamdulillah, Senin (22/7/2019) kemarin, surat laporan pengaduan terkait dugaan adanya mafia tabung gas di Bantaeng telah resmi kami masukkan dengan Nomor 27/AMYA/BTG/VII/2019," ujar Rusdi, Selasa (23/7/2019).

Setelah laporan secara tertulis di kepolisian, pihaknya  akan terus mengawal proses yang akan dilakukan oleh Polres Bantaeng. 

Loading...

"Kami akan mengikuti terus perkembangan Polres Bantaeng dalam melakukan penindakan terhadap orang, yang telah mempermainkan harga tabung gas bersubsidi, baik itu pihak SPPBE, agen, pangkalan maupun para pengecer," jelasnya.

Aktivis AMYA sebelumnya menyebutkan, akhir-akhir ini ada unsur kesengajaan untuk membuat tabung gas langkah di Bantaeng, sehingga harga pun ikut dimainkan demi memperbanyak keuntungan pribadi.

Sekadar diketahui, belakangan ini gas 3 kg bersubsidi di Kabupaten Bantaeng sulit ditemukan. Bahkan adapula yang menjualnya melebih dari harga eceran tertinggi (HET). Padahal, Kabupaten Bantaeng memiliki Stasiun Pengisian Bahan Bakar Elpiji (SPBE) yang letaknya di Kecamatan Pa'jukukang.

Loading...
Loading...