Senin, 22 Juli 2019 18:45 WITA

Resmi Ajukan Sita Aset, Fahri Hamzah Incar Rumah dan Mobil Petinggi PKS

Editor: Abu Asyraf
Resmi Ajukan Sita Aset, Fahri Hamzah Incar Rumah dan Mobil Petinggi PKS
Fahri Hamzah

RAKYATKU.COM - Harapan Wakil Ketua DPR RI, Fahri Hamzah untuk mendapatkan uang ganti rugi Rp30 miliar masih tertunda. Uang itu setara gaji Fahri selama 40 tahun jadi anggota DPR.

Karena tak digubris Presiden PKS Sohibul Iman dan kawan-kawan, Fahri resmi mengajukan sita eksekusi terhadap aset-aset petinggi PKS. Ada delapan aset yang masuk daftar sita eksekusi.

"Berupa tanah dan bangunan yang dimiliki oleh termohon kasasi. Lima orang itu. Ada juga barang-barang bergerak, jadi ada barang tidak bergerak itu berupa kendaraan," kata pengacara Fahri, Mujahid Latief, di PN Jaksel, Jalan Ampera Raya, Jakarta Selatan, Senin (22/7/2019). 

Adapun kelima tergugat itu adalah tergugat I Dewan Pengurus Pusat PKS Abdul Muiz Saadih; tergugat II Hidayat Nur Wahid, Surahman Hidayat, Abdi Sumaithi, dan Abdul Muiz Saadih; serta tergugat III Dewan Pengurus Pusat PKS Mohamad Sohibul Iman. 

Surat permohonan sita eksekusi itu diterima oleh bagian administrasi TU PN Jaksel. Selanjutnya juru sita eksekusi akan melakukan verifikasi terhadap delapan aset tersebut. Ia berharap proses verifikasi segera selesai.

Loading...

"Secara prosedur itu ketika kita ajukan surat, nanti mereka akan ajukan verifikasi. Verfikasi terhadap aset-aset yang kita ajukan untuk disita. Baru setelah itu terbukti milik termohon satu baru bisa di eksekusi," kata Mujahid. 

Diketahui, PN Jaksel mengabulkan gugatan Fahri terkait pemecatannya dari PKS. Selain menyatakan pemecatannya tidak sah, majelis hakim menghukum PKS membayar Rp30 miliar kepada Fahri.

Gugatan Rp30 miliar itu dikabulkan karena majelis menganggap apa yang dialami Fahri setelah dipecat sangat berat. Majelis menganggap Fahri mengalami tekanan psikologis akibat pemecatan tersebut.
 

Loading...
Loading...