Senin, 22 Juli 2019 13:45 WITA

"Apa Kalian Bikin?" Riduan Pergoki Istrinya Berduaan dengan Ramadan

Editor: Aswad Syam
ilustrasi

RAKYATKU.COM, BENGKULU -  Minggu, 20 Juli 2019. Jarum jam baru saja menunjukkan pergantian hari, 00.30 WIB.

Riduan baru saja tiba, ketika sayup-sayup mendengar ada suara pria di dalam rumahnya, di Desa Manau Sembilan, Kecamatan Padang Guci Hulu, Kabupaten Kaur, Bengkulu.

Dia lalu mengendap-endap di jendela. Alangkah kagetnya pria berusia 21 tahun itu, ketika melihat istrinya tengah berduaan dengan pria lain di dalam rumah. 

Riduan gelap mata. Dia tak bisa menahan emosinya. "Hai...apa yang kalian bikin di rumahku!!!" bentaknya.

Pria yang tengah bersama istri Riduan, terlonjak kaget. Dia lalu kabur lewat pintu belakang.

Riduan berusaha mengejarnya. Pria yang bernama Ramadan itu, mempercepat larinya. "Hei...berhenti!!!" teriak Riduan, namun Ramadan tetap berlari.

Riduan yang kalap berhasil menyusulnya. Dia mengambil pisau dari pingganya dan menusuk membabi buta ke arah Ramadan.

Di ujung jalan Desa Siring Agung, Kecamatan Kelam Tengah, Kabupaten Kaur, Bengkulu, Ramadan tersungkur bersimbah darah.

Terdapat tiga luka robek di tubuhnya, satu pada leher bagian belakang,
dua luka robek pada bagian punggung belakang.

Loading...

Ramadan tewas dan mayatnya ditemukan warga beberapa saat kemudian.

Kasat Reskrim Polres Kaur Iptu Welliwanto Malau seperti dilansir dari Tribunnews, tidak membantah kejadian itu.

"Kini tersangka berhasil kita amankan Minggu 21 Juli 2019 sekitar pukul 13.00 WIB," ujar Welliwanto Malau.

Setelah melakukan pembunuhan, Riduan berusaha kabur.

"Setelah menerima laporan, kami melakukan pengejaran terhadap tersangka pelaku di Desa Manau Sembilan Kecamatan Padang Guci Hulu, Kabupaten Kaur," katanya.

Riduan dan barang bukti diamankan oleh Sat Reskrim Polres Kaur, Kanit Reskrim Polsek Tanjug Kemuning.

Saat ini, pelaku menjalani pemeriksaan di Mapolres Kaur.

Loading...
Loading...