Minggu, 21 Juli 2019 17:08 WITA

Diduga Dibunuh, Begini Kondisi Jasad Presenter TVRI Saat Ditemukan di Selokan

Editor: Aswad Syam
Diduga Dibunuh, Begini Kondisi Jasad Presenter TVRI Saat Ditemukan di Selokan
Ilustrasi

RAKYATKU.COM, KENDARI - Minggu, 21 Juli 2019. Dija (40), saat itu hendak membuang sampah, ketika melihat ada sesuatu yang aneh di selokan pinggir jalan, di Jalan Syech Yusuf Kelurahan Korumba, Kecamatan Mandonda, Kota Kendari. 

Dija mendekat. Ternyata ada sesosok tubuh sudah berlumuran darah. Jasad seorang pria. Sudah tak bernyawa. Dia pakai celana pendek krem dan baju kaus hitam. Ada jam tangan di bagian tangan sebelah kanan.

Dija langsung memberi tahu Pak RT, melaporkan temuannya. Pak RT kemudian melapor ke polisi.

Tak lama kemudian, polisi tiba dan memberi garis polisi.

Identitas mayat kemudian diketahui sebagai Abu Saila alias Aditya, seorang presenter TVRI yang juga pegawai negeri sipil (PNS) di Dinas Pariwisata Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra).

Di tubuhnya ditemukan luka tusukan, seperti di bagian perut, dahi dan lengannya. 

Sejumlah anggota polisi dari Polres Kendari dan Polsek Mandonga memeriksa tubuh bagian luar jenazah, lalu aparat menyisir lokasi di sekitar tubuh korban, untuk mencari barang bukti dan barang milik korban. 

Selanjutnya, petugas dari Biddokes Polda Sultra membawa mayat tersebut ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk diautopsi. 

Kapolres Kendari AKBP Jemi Junaidi sebagaimana dilansir dari Kompas.com mengatakan, pihaknya menduga korban adalah korban pembunuhan. 

Loading...

"Saya sudah lihat kondisi tubuh jenazah, diduga pembunuhan. Di tubuhnya ada tusukan, robek di bagian perut, dahi dan jari tangan. Diduga pembunuhan, tapi kami masih lakukan penyelidikan dan mengejar pelaku," ungkap Jemi Junaidi di TKP. 

Sebelum ditemukan tewas, Yuliati, istri korban sempat melapor ke Polsek Baruga, bahwa suaminya tidak pulang ke rumah sejak semalaman. 

Informasi tersebut kemudian diteruskan ke Polres Kendari. Lalu petugas piket melakukan pencarian dan menyebar ke grup WhatsApp Polres untuk dimonitor keberadaannya. 

Korban saat itu pamit ke istrinya untuk membayar paket Indihome via ATM, dengan menggunakan mobil Avanza sekitar pukul 20.00 Wita. 

Namun hingga pukul 01.00, Minggu dini hari, korban belum juga pulang ke rumah dan nomor ponselnya tidak aktif saat dihubungi. 

Istri bersama ketua RT BTN Beringin Lepo-lepo, Kendari, melaporkan hal itu ke Polsek Baruga. 

"Mobil korban kami temukan di depan SMA 9 Kendari atau Benubenua Jalan Diponegoro, Kelurahan Punggaloba, Kecamatan Kendari Barat atau sekitar 5 kilometer dari TKP temuan jasad korban. Petugas kami sudah mengamankan mobil tersebut," beber Jemi.

Loading...
Loading...