Sabtu, 20 Juli 2019 17:55 WITA

Usai Pukuli Janda hingga Tewas, Pria Ini Tinggalkan Jasad Sambil Bakar Rumah

Editor: Aswad Syam
Usai Pukuli Janda hingga Tewas, Pria Ini Tinggalkan Jasad Sambil Bakar Rumah
William Kydd dan Carole Harrison

RAKYATKU.COM, INGGRIS - William Kydd (54), hanya bisa tertunduk lesu. Palu hakim telah jatuh, dia dihukum penjara seumur hidup.

Hari itu, Kydd menyerang seorang janda bernama Carole Harrison (74), di rumah korban di Teddington, Inggris. 

Usai itu, dia membuat empat nyala api terpisah di rumahnya. 

Polisi mengatakan, Kydd telah menutup semua pintu, agar korbannya tak bisa melarikan diri.

Harrison sebenarnya masih hidup. Namun, karena dia tidak dapat membuka pintu, dia menderita artritis parah. Ketika petugas pemadam kebakaran memaksa masuk ke gedung yang terbakar, mereka menemukan tubuh Nyonya Harrison sudah di atas tangga.

Sebuah post-mortem memutuskan, dia meninggal karena menghirup asap dan cedera kepala. Orang Skotlandia telah menjadi dekat dengannya dan pasangan itu diyakini telah memulai hubungan romantis sebelum Kydd menyalakan pensiunan dan membunuhnya pada 22 Agustus 2018. 

Kydd membantah pembunuhannya, tetapi terlihat meninggalkan tempat kejadian di 'Boris Bike' di CCTV, beberapa menit sebelum kebakaran dilaporkan.

Loading...

Juri di Pengadilan Old Bailey, hanya butuh 29 menit untuk menemukannya bersalah. Dia sekarang harus melayani minimal 30 tahun di balik jeruji besi sebelum dia memenuhi syarat untuk pembebasan bersyarat. 

Harrison, seorang ibu dari lima anak, telah hidup sendirian sejak suaminya Terence meninggal pada 2005. 

Keluarga Harrison mengungkapkan kegembiraan mereka pada kalimat itu tetapi menambahkan, tidak ada yang akan membawanya kembali. 

Sebuah pernyataan melanjutkan: "Tidak ada titik selama persidangan apakah dia menunjukkan penyesalan, dia hanya menolak untuk datang ke pengadilan dan kemudian menolak untuk menjawab pertanyaan seperti dia memainkan sistem." 

"Kami ingin mengucapkan terima kasih kepada petugas pemadam kebakaran, yang tiba dalam beberapa menit dan bergegas masuk untuk mengeluarkannya meskipun sudah terlambat untuk menyelamatkannya," ungkapnya.

Loading...
Loading...