Sabtu, 20 Juli 2019 13:42 WITA

Birahi, Sopir Angkutan Ini Lilit Leher Gadis Cantik dengan Karet Kaca, Lalu Memperkosanya 

Editor: Aswad Syam
Birahi, Sopir Angkutan Ini Lilit Leher Gadis Cantik dengan Karet Kaca, Lalu Memperkosanya 
Gamaria W Kumala semasa hidup. (Sumber: Facebook)

RAKYATKU.COM, HALTENG - Selasa, 16 Juli 2019. Jarum jam menunjuk ke pukul 07.00 WIT. Gamaria W Kumala atau yang akrab disapa Kiki (19) Warga Desa Tahane, Kecamatan Malifut, Halmahera Utara, pamit ke keluarganya. Dia lalu menumpang mobil angkutan Avanza menuju ke Sofifi, Ternate.

Namun sejak itu, Kiki hilang kontak dengan keluarga. Ponselnya tak bisa dihubungi.

Ternyata pagi itu, Kiki menumpang mobil yang dikemudikan Ronal (35). Dia duduk di kursi penumpang sebelah kiri. 

Melihat wajah ayu dan bodi penumpangnya, Ronal tergiur. Dia lalu meraba-raba karet list kaca yang ada di kantong kursi mobilnya. Dia sudah merencanakan sebuah rencana cabul yang sadis.

Saat melintas di Trasn Halmahera, di sebuah sudut jalan yang sepi, Ronal menepikan kendaraan. Dia lalu mencekik Kiki dengan menggunakan karet list kaca mobil tersebut. Dia melilitkan karet list kaca itu dua kali lilitan di leher korban.

Saat tubuh Kiki sudah tak bergerak, Ronal lalu memperkosa tubuh Kiki. Belum jelas, apakah Kiki sudah meninggal saat diperkosa atau belum.

Mayat Kiki lalu dibuang di Dusun Lukulamo, Desa Lelilef Weibulan, Kecamatan Weda Tengah, Kabupaten Halmahera Tengah. Tersangka menutup tubuh korban dengan terpal dan dedaunan kering. 

Direktur Reskrimum Polda Malut Kombes Pol Anton Setiyawan di Tidore, mengungkap hal tersebut, dalam konferensi pers, Sabtu, 20 Juli 2019.

Loading...

Tersangka kemudian membuang barang bawaan korban seperti dompet, sepatu dan tas di tempat lain.

"Usai memperkosa dan membunuh korban, pelaku Ronal melarikan diri di kota Tidore Kepulauan," kata dia.

Tersangka terendus dari informasi masyarakat, yang menyebutkan bahwa sepeda motor milik pelaku akan dikirim dari Loleo menuju Tidore. 

Dari informasi tersebut, Kanit Reskrim Polsek Tidore, Bripka Ustang Usman, mengecek ke Pelabuhan Trikora dan didapati kendaraan roda dua dijemput oleh Rifan atas suruhan pelaku.

Setelah Kanit Reskrim Polres Tikep menginterogasi, ternyata pelaku bersembunyi di rumah Rifan di Kelurahan Dokiri, Kota Tidore Kepulauan. Di situlah tersangka dibekuk pada Kamis (18/7/2019).

Ternyata, tersangka adalah residivis kasus pemerkosaan yang terjadi pada tahun 2006 di Halmahera Timur, saat itu pelaku divonis empat tahun penjara dan bebas pada awal tahun 2010.

Atas perbuatannya, tersangka dijerat dengan Pasal 340 pembunuhan berencana, Pasal 339 Pembunuhan diawali dengan perbuatan pidana, Pasal 285 pemerkosaan, dan Pasal 366 pencurian dengan kekerasan yang menyebabkan orang meninggal dengan ancaman paling tinggi hukuman mati, penjara seumur hidup dan 20 tahun penjara.

Loading...
Loading...