Sabtu, 20 Juli 2019 13:08 WITA

Bu Sekdes dan Pegawai Kecamatan Beradegan Panas di Video Durasi 3 Menit

Editor: Aswad Syam
Bu Sekdes dan Pegawai Kecamatan Beradegan Panas di Video Durasi 3 Menit
Salah satu potongan video mesum Bu Sekdes dan pegawai kantor kecamatan.

RAKYATKU.COM, SIMALUNGUN - Sebuah video berdurasi 3 menit 30 detik beredar luas. Ada adegan panas dalam video yang tersebar di media sosial.

Pelakunya, dikenal sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN). Pemeran pria, BH (43), seorang pegawai di Kantor Kecamatan Gunung Maligas. Sementara si perempuan LS (41), adalah Sekretaris Desa Pematang Ganjing, Simalungun, Sumut.

Keduanya masing-masing sudah berkeluarga dan memiliki anak.

Diketahui, adegan tak senonoh tersebut direkam di kediaman LS saat sang suami sedang tidak berada di rumah.

LS yang merekamnya, disuruh oleh BH. LS kemudian mengirim rekaman itu ke ponsel BH.

Sejoli itu adalah pegawai di Kecamatan Gunung Maligas dan Sekretaris Desa Pematang Ganjing, Simalungun, Sumut.

Loading...

Mereka membuat video pornografi yang mempertontonkan tindakan tak senonoh berdurasi 3 menit 30 detik.

Dilansir dari Tribunnews, Kapolres Simalungun AKBP Marudut Liberty Panjaitan mengatakan, pihaknya telah menetapkan BH dan LS sebagai tersangka dengan Pasal 34 dan 35 dengan UU Nomor 44 Tahun 2008 tentang Pornografi dengan ancaman 10 tahun.

"Personel mengamankan BH di Kantor Camat Gunung Malela dan personel juga mengamankan LS di Kantor Pangulu Pematang Gajing dimintai keterangan perihal video tersebut yang diduga dilakukan oleh mereka berdua," ujarnya.

Selain itu polisi juga menyita barang bukti berupa flashdisk yang berisi video mesum sepasang PNS yang bukan suami istri, 12 ponsel milik tersangka dan saksi, satu pakaian lengan panjang warna merah jambu, satu kerudung merah jambu, satu bra hitam milik tersangka LS, dan satu jaket hitam milik BH, kasur, seprai, dan bantal. 

"Sementara saat ini petugas masih mencari pelaku penyebar video tersebut, masih kita lakukan pendalaman dulu," pungkas Kapolres.

Loading...
Loading...