Kamis, 18 Juli 2019 23:17 WITA

Penggeledahan Tipikor Polda Sulsel di Jeneponto, Ketua DPRD: Jangan Tebang Pilih

Penulis: Zul Lallo
Editor: Adil Patawai Anar
Penggeledahan Tipikor Polda Sulsel di Jeneponto, Ketua DPRD: Jangan Tebang Pilih
Ketua DPRD Jeneponto, Andi Kaharuddin Mustamu Karaeng Muang.

RAKYATKU.COM, JENEPONTO - Ketua DPRD Jeneponto, Andi Kaharuddin Mustamu Karaeng Muang mengapresiasi penggeledahan yang dilakukan Tim Tipikor Polda Sulsel.

Penggeledahan tersebut berlangsung dikantor Pemerintahan Kabupaten Jeneponto, beberapa hari lalu, terkait dugaan korupsi tiga pasar, yakni Pasar Paitana, Lassang Lassang dan Pokobulo.

"Saya sangat mengapresiasi Tim Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Polda Sulsel, atas penggeledahan yang dilakukan pekan lalu itu," kata Andi Kaharuddin, Kamis (18/7/2019).

Menurut Andi Kaharuddin, penggeledahan Tipikor Polda Sulsel tersebut dapat menjadi pelajaran bagi seluruh pejabat di Jeneponto agar lebih berhati-hati dalam tugas.

Kata dia, juga berharap agar Tim Tipikor Polda Sulsel dapat mengusut tuntas  dugaan kasus korupsi yang terjadi di Jeneponto, dan Polda Sulsel tidak main tebang pilih.

"Tentu hal ini harus diapresiasi,  yang menggeledah beberapa ruangan di kantor Bupati. Dan ini dapat menjadi pelajaran di Pemerintahan Jeneponto,"sebutnya.

Loading...

Tak hanya itu, kata dia, ia pun berharap penggeledahan yang terjadi itu dapat menjadi warning buat para anggota DPRD di Jeneponto.

"Ini dapat menjadi warning buat kita semua. Pemda dan anggota DPRD untuk betul-betul menjalankan tugas dan fungsi tanpa melawan hukum,"katanya

Ia menegaskan agar Polda Sulsel dalam menegakkan hukum tanpa tembang pilih, dan tidak tumpul keatas tajam kebawah.

Penggeledahan Tim Tipikor Polda Sulsel di kantor Bupati Jeneponto, menurutnya, itu yang pertama kali terjadi di Butta Turatea.

"Ini baru pertama kali terjadi. berapami bupati, baru kali ini ada penggeledahan dari Tipikor Polda. Kita harus dorong pemberantasan Korupsi di daerah ini," pungkasnya.

Loading...
Loading...