Kamis, 18 Juli 2019 21:41 WITA

Dewan Soroti Kinerja BPN Kota Makassar

Penulis: Syukur
Editor: Adil Patawai Anar
Dewan Soroti Kinerja BPN Kota Makassar
Anggota DPRD Kota Makassar, Wahab Tahir.

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Makassar, Wahab Tahir mempertanyakan profesionalisme kinerja Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kota Makassar. Bagiamana tidak, warga yang telah mendaftarkan pengukuran tanah sejak Juli 2015 belum dikerjakan hingga sampai saat ini. 

"Jangan sampai dia mengadu ke DPRD, saya akan panggil BPN," singkatnya.

Sebelumnya pemilik lahan yang berada di Kelurahan Tello Baru Kecamatan Panakkukang, Da'di Dg Jintu mengaku kecewa dengan kinerja BPN Makassar.

"Dalam ketentuan Peraturan Pemerintah no 24 tahun 1997 tenggang waktu Pensertifikatan Tanah Secara Sporadik hanya 90 hari sejak didaftar dan dibayarkan biaya pengukuhannya," ungkap Hasnan, pengacara Da'di Dg Jintu. 

Hasnan menyebut, tidak ada perkembangan progres yang dilakukan oleh pihak BPN Makassar sejak tahun 2015 lalu. Padahal menurutnya pihaknya telah melengkapi semua persyaratan yang dibutuhkan. Bukti riwayat tanah dari kelurahan dan kecamatan, masing ada surat keterangan pengakuan hak. 

Loading...

"Semua sudah selesai, ada lampiran dalam berkas ke BPN. Alas hak/rinci, surat pengantar kecamatan dan lurah, surat keterangan penguasaan fisik, data pemilik tanah dan data pemohon semua sudah selesai," tambahnya.

Bahkan biaya pengukuran lahan telah dibayar ke BPN Makassar sejak tahun 2015 lalu.  

"Biaya pengukuran sebanyak 7 juta lebih bahkan sudah dibayar. Menurut klien kami bukan hanya sekali tapi paling tidak dua kali. Pengacara yang sebelum saya pernah meminta uang kepada klien kami katanya untuk biaya pengukuran," bebernya. 

Loading...
Loading...