Rabu, 17 Juli 2019 16:26 WITA

Pemkot Apresisi Penyerahan Lahan GMTD kepada Pemprov Sulsel

Penulis: Deni Indrawan - Fathul Khair
Editor: Abu Asyraf
Pemkot Apresisi Penyerahan Lahan GMTD kepada Pemprov Sulsel
Suasana penyerahan lahan GMTD secara resmi kepada Pemprov Sulsel di Kantor Gubernur Sulsel, Rabu (17/7/2019).

RAKYATKU.COM,MAKASSAR - Pemerintah Kota Makassar mengapresiasi penyerahan lahan dan jalan oleh PT GMTD kepada Pemprov Sulsel. Penyerahan secara resmi dilakukan di Kantor Gubernur Sulsel, Rabu (17/7/2019).

Sekretaris Daerah Kota Makassar M Ansar yang mewakili penjabat wali kota mengaku turut berbahagia dengan adanya penyerahan lahan ini.

"Pemerintah Kota Makassar menyambut baik langkah GMTD yang kini makin responsif terhadap keinginan pemerintah. Akhirnya pada hari ini telah dilakukan penyerahan lahan yang sudah sejak lama dinantikan," ucapnya.

Penyerahan lahan ini dihadiri Gubernur Sulawesi Selatan Prof Nurdin Abdullah, Sekprov Sulsel Abdul Hayat, kepala dinas terkait, serta perwakilan DPRD Kota Makassar dan DPRD Prov Sulsel.

Acara ini turut dihadiri Vice Chairman Lippo Group James Riady, Presiden Direktur GMTD, Andi Anzhar Cakra Wijaya, dan Presiden Komisaris PT GMTD Tbk Didik J Rachbini.

Dalam sambutannya, Nurdin Abdullah menyampaikan terima kasih kepada PT GMTD atas hibah lahan di kawasan Stadion Barombong, dan fasum fasos sepanjang tujuh kilometer di Jalan Metro Tanjung Bunga. 

Loading...

"Atas nama pemerintah kami menyampaikan terima kasih kepada GMTD yang sudah memberikan hibah, termasuk Barombong yang sudah menyelamatkan banyak orang," kata Nurdin dalam sambutannya.

Kata Nurdin, penyerahan lahan GMTD ke Pemprov itu, menjadi bukti dukungan pihak swasta terhadap pembangunan di Sulsel. Hal ini, kata dia, bisa berdampak pada pembangunan di Sulsel. 

"Mulai hari ini tidak ada lagi perbedaan persepsi dengan seluruh dunia usaha yang ada di Sulsel. Dan kita akan bantu sepenuhnya," lanjut Nurdin.

Sementara itu, Anzhar Cakra mengungkapkan, penyerahan ini meliputi lahan Stadion Barombong seluas 3,3 hektare dengan nilai investasi sekitar Rp330 miliar. Jalan Metro Tanjung Bunga sepanjang tujuh kilometer dengan nilai investasi sekitar Rp2,2 triliun. Total Rp2,5 triliun. 

"Diharapkan dengan penyerahan tersebut, pemanfaatan jalan tersebut bisa lebih optimal. Termasuk peningkatan jalan serta pembangunan jembatan di Barombong," katanya.
 

Loading...
Loading...