Selasa, 16 Juli 2019 18:01 WITA

110 Guru di Maros Dibekali Penguatan Pendidikan Karakter

Penulis: Muh. Basri
Editor: Adil Patawai Anar
110 Guru di Maros Dibekali Penguatan Pendidikan Karakter

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Charoen Pokphand Foundation Indonesia (CPI)menggandeng Universitas Dipenegoro (Undip) dan Dinas Pendidikan Kabupaten Maros menggelar program bakti pada guru dalam upaya  penguatan pendidikan karakter tingkat SD, SMP se-derajat di kabupaten Maros. program bakti pada guru ini melibatkan sekitar 110 tenaga pendidik.

PGA Area PT Satwa Utama Jaya area Sulawesi dan Papua Nyoto Prayitno menjelaskan,  kegiatan ini merupakan salah satu dana CSR Charoren Pokphand Foundation yang merupakan badan dari PT Charoen Pokphand Indonesia. Ini merupakan program yang ke 28 yang dilakukan di Seluruh Indonesia, untuk mengembangkan karakter guru di Indonesia.

Di kabupaten Maros kata dia, ini merupakan kegiatan yang pertama kalinya, dan akan dilaksanakan dua hari ke depan. Pembinaan oleh guru akan menjadi teladan utama pembentukan karakter generasi muda dalam usia mencari jati diri. Sebelumnya di Pangkep telah dilaksanakan pada Januari lalu.


"Kita akan terus melaksanakan kegiatan bakti pada guru ini, supaya guru-guru di tanah air mampu untuk mengimbangi kemajuan teknologi yang ada. Kami berharap guru mampu mengintegrasikan nilai-nilai karakter salam pembelajaran di kelas dan mampu mengelola managemen kelas dengan baik, " jelasnya. 

Sebelumnya, melalui program ini, Charoen Pokhand Foundation Indonesia telah mendapatkan anugerah Rekor MURI sebagai pelatihan penguatan pendidikan karakter secara bersambung kepada guru terbanyak. 

"Pemberian rekor ini telah dilaksanakan di Aula Pondok Pesantren Tebu Ireng bersamaan dengan pembukaan Bakti pada guru kabupaten Jombang pada 11 Juli 2018 lalu," bebernya.

Sementara itu Ketua DPRD Maros AS Chaidir Syam berharap, kegiatan semacam ini dapat terus dilaksanakan. Bila perlu pendidikan karakter semacam  ini dilaksanakan terus. Dia merasa  dengan adanya program ini membuat inovasi-inovasi baru untuk guru yang akan mengajar di sekolahnya masing-masing. "Selain itu para guru-guru peserta juga belajar juga tentang disiplin, kerjasama, kepemimpinan, dan juga pancasila," ungkapnya.

Dia berharap, materi pendidikan karakter yang diberikan kepada guru di Kabupaten Maros  ini diharapkan agar nantinya para guru bisa mengaplikasikannya saat melakukan kegiatan belajar mengajar di sekolah.

Loading...
Loading...