Selasa, 16 Juli 2019 08:48 WITA

Detik-detik Bocah Terjun dari Bangunan Tinggi Setelah Smartphonenya Disita Orang Tua

Editor: Aswad Syam
Detik-detik Bocah Terjun dari Bangunan Tinggi Setelah Smartphonenya Disita Orang Tua
Seorang bocah berupaya bunuh diri dengan meloncat dari lantai atas sebuah kondominium di Singapura, setelah ponselnya disita orang tua.

RAKYATKU.COM, SINGAPURA - Anak-anak sekarang ini jelas terlalu terikat pada perangkat elektronik mereka, mengingat sebagian besar waktu orang tua menggunakan ponsel dan tablet ini sebagai pengganti perhatian mereka sendiri.

Kami telah melihatnya berulang kali, di mana anak-anak akan membuat ulah dan menyebabkan kekacauan di ruang publik, dan orang tua menggunakan elektronik ini sebagai alat untuk membungkam mereka. Tetapi apa yang akan terjadi jika Anda benar-benar mengambil ponsel dan tablet mereka?

Akun Facebook, Jei FM II membagikan video, seorang bocah lelaki, yang kelihatannya berusia 12 atau 13 tahun, terlihat duduk di ujung langkan di luar jendela, jauh di sebuah kondominium di Sengkang West, Singapura. 

Setelah apa yang tampak seperti langkah yang salah, ia melepaskan pegangannya pada langkan dan menjatuhkan diri.

Syukurlah, para petugas pemadam kebakaran sudah mengantisipasi dengan menyiapkan bantal lompatan tiup di bawah, yang mematahkan jatuhnya bocah itu dan menyelamatkan hidupnya.

Tapi alasannya, kenapa bocah itu ada di langkan? Dia marah karena orang tuanya telah menyita ponsel dan iPad-nya.

Loading...

Yang sekarang menimbulkan pertanyaan, mengapa anak-anak begitu melekat pada perangkat teknologi mereka? 

Tentu, teknologi diciptakan untuk memudahkan aspek-aspek tertentu dari kehidupan sehari-hari, tetapi tidak semua. Ada bagian kehidupan yang tidak boleh diintervensi oleh teknologi, dan itulah interaksi antara orang tua dan anak.

Orang tua yang bekerja menggunakan ponsel dan tablet untuk menghibur anak-anak mereka, sehingga mereka dapat menyelesaikan pekerjaan lain yang berhubungan dengan rumah tangga. Namun ini bukan cara terbaik, karena banyak anak akhirnya sangat terikat dengan perangkat elektronik mereka, sebagai pengganti orang tua mereka yang terlalu sibuk.

Oleh karena itu, kehilangan perangkat ini mungkin sangat mirip dengan kehilangan teman untuk anak-anak, dan dapat menyebabkan mereka mengambil langkah-langkah drastis untuk mendapatkan kembali elektronik mereka.

Posting Jei FM II telah dibagikan lebih dari 86 kali.

Loading...
Loading...