Selasa, 16 Juli 2019 07:15 WITA

Meneliti di Tanjung Bira, Dosen Poltekpar Makassar Ungkap Zonasi Aman Rekreasi Pantai

Penulis: Deni Indrawan
Editor: Nur Hidayat Said
Meneliti di Tanjung Bira, Dosen Poltekpar Makassar Ungkap Zonasi Aman Rekreasi Pantai
Dosen Politeknik Negeri Pariwisata (Poltekpar) Makassar, Masri Ridwan, malakukan penelitian di Tanjung Bira, Kabupaten Bulukumba, Provinsi Sulawesi Selatan.

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Dosen Politeknik Negeri Pariwisata (Poltekpar) Makassar malakukan penelitian di Tanjung Bira, Kabupaten Bulukumba, Provinsi Sulawesi Selatan.

Dia adalah Masri Ridwan, Staf Prodi Manajemen Divisi Kamar sekaligus pengajar Geografi Pariwisata di Poltekpar Makassar.

Masri Ridwan berstus sebagai peneliti mandiri dari Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Poltekpar Makassar. Penelitian tersebut tepat dilakukan di Pantai Panrangluhu Tanjung Bira.

"Saya telah menyelesaikan penelitian di Tanjung Bira Pantai Panrangluhu tentang penentuan kriteria wisata pantai. Produknya berupa buku referensi, peta kesesuaian lahan wisata, peta sebaran akomodasi, dan peta zonasi rekreasi," ungkapnya kepada Rakyatku.com di Kampus Poltekpar Makassar, Senin (15/7/2019).

Kata jebolan magister Universitas Negeri Malang ini, tujuan penelitian ini untuk memberikan referensi kepada wisatawan untuk menghindari kecelakaan.

"Penelitian ini bertujuan untuk memberikan arahan kepada wisatawan saat berwisata. Ini dalam rangka meminimalisir terjadinya kecelakaan atau korban jiwa saat berwisata," jelasnya.

Loading...

Sementara itu, Kepala Dinas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bulukumba, Akrim Amir mengapresiasi penelitian yang dilakukan oleh pihak Poltekpar Makassar. Menurutnya, hal ini adalah wujud nyata mengabdikan ilmu pengetahuan untuk mitigasi bencana

"Kita patut mengapresiasi penelitian tersebut karena ini adalah langkah kontributif dalam mewujudkan Bulukumba yang siaga dan tanggap bencana," tuturnya.

Kata Akrim Amir, penelitian dosen Poltekpar Makassar relevan dengan program pihaknya yang juga untuk meminimalisir kecelakaan wisatawan

"Salah satu program kami adalah penetapan sign system (sistem penanda) di kawasan pantai sehingga penelitian ini dapat memberi referensi untuk memaksimalkan program tersebut," terangnya.

Selama 12 hari meneliti, Masri Ridwan berhasil mengungkap bahwa Pantai Panrangluhu 85 persen sangat sesuai untuk berwisata. Zonasi terbagi atas tiga, yakni zona rekreasi sepanjang 950 meter pesisir pantai, zona berenang (0-50 meter) dan zona banana boat (50-200 meter).

Loading...
Loading...