Senin, 15 Juli 2019 18:19 WITA

Amien Rais: Tanpa Oposisi, Demokrasi Bohong-bohongan, Demokrasi Bodong

Editor: Abu Asyraf
Amien Rais: Tanpa Oposisi, Demokrasi Bohong-bohongan, Demokrasi Bodong
Prabowo memberi hormat kepada Presiden Joko Widodo, Sabtu (12/7/2019).

RAKYATKU.COM - Ketua Dewan Kehormatan PAN Amien Rais tegas meminta Prabowo Subianto tetap berdiri sebagai oposisi. Bila tergoda masuk ke dalam pemerintahan, dia menganggap demokrasi jadi bodong.

Menurut Amien, demokrasi tanpa oposisi itu demokrasi bodong. Sebab dalam demokrasi itu perlu check and balance.

"Kalau demokrasi tanpa oposisi itu demokrasi bohong-bohongan, demokrasi bodong. Jadi yang zaman dulu sampai sekarang ini demokrasi itu ada mekanisme check and balance jadi eksekutif melangkah dengan macam-macan itu lantas yang melakukan check and balance itu parlemen. Kalau parlemen sudah menjadi tukang cap stempel, jadi jubir eksekutif itu menjadi lonceng kematian bagi demokrasi," kata Amien.

Pernyataan itu disampaikan Amien saat menggelar konferensi pers di kantor DPP PAN, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin (15/7/2019). Dia secara khusus menanggapi pertemuan antara Prabowo Subianto dengan Joko Widodo, Sabtu (12/7/2019).

Amien Rais mengaku sepakat 1.000 persen dengan langkah rekonsiliasi dalam artian menjaga keutuhan NKRI. Namun, dia menilai upaya rekonsiliasi lucu bila diwujudkan dalam bagi-bagi kursi.

Loading...

"Namun buat saya rekonsiliasi itu sangat lucu kalau dalam wujud dalam bagi-bagi kursi, itu namanya bukan rekonsiliasi, tapi ya bagi-bagi kursi ada aibnya, ada negatifnya, nggak ada lagi kekuatan moral nggak memegang dispilin partai dan lain-lain," tutur Amien.

"Saya tetap pada pendirian saya, rekonsiliasi dalam arti bangsa utuh nggak boleh pecah saya 1.000 persen setuju, saya setuju, mbahnya setuju, tapi rekonsiliasi itu jangan sampai itu diwujudkan dengan bagi-bagi kursi," sambungnnya seperti dikutip dari Detikcom.

"Apa gunanya dulu bertanding ujung-ujungnya lantas bagi-bagi, padahal maksudnya supaya ada alternatif, ada perspektif lain yang dikerjakan petahana itu. Jadi saya sampaikan di sini teruskan kita jalin persatuan tapi jangan pernah kooptasi, dapat satu dua, kursi lantas kocar kacir semua wawasan ke depan hanya mata rabun ayam itu," ujar Amien.

Loading...
Loading...