Senin, 15 Juli 2019 10:15 WITA

Video Detik-detik IAS Bebas dari Lapas Makassar

Penulis: Azwar Basir
Editor: Mays
Video Detik-detik IAS Bebas dari Lapas Makassar
Detik-detik IAS bebas.

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Pintu lapas terbuka. Seorang pria mengenakan baju koko putih, dipadu peci hitam, keluar. Pria berkacamata itu menyandang sebuah tas hitam.

Dia langsung melangkah pasti ke seorang wanita berhijab putih, dipadu batik biru. 

Wanita itu meraih tangan pria yang pernah dua periode memimpin Kota Makassar, lalu mencium tangan tersebut.

Ilham Arief Sirajuddin (IAS) demikian nama pria itu, kemudian mencium pipi kiri dan kanan, serta dahi wanita yang tak lain istri tercinta, Aliyah Mustika Ilham.

Keduanya lalu berpelukan sangat erat. Di sekitarnya, terdengar lantunan takbir dari para loyalis IAS yang datang menjemputnya.

Adegan itu, diabadikan dalam sebuah video yang diunggah IAS di akun Facebooknya.

Tepat pergantian hari tadi malam, Ilham Arief Sirajuddin (IAS), bebas.

Namun, IAS tidak serta merta meninggalkan Lembaga Pemasyarakatan Kelas I Makassar itu.

Dia melaksanakan salat malam atau salat Tahajud di selnya terlebih dahulu. Setelah itu, IAS yang dijemput oleh keluarganya, ke Masjid Amirul Mukminin atau Masjid Terapung Pantai Losari untuk mengikuti salat subuh berjemaah.

Usai itu, barulah ia pulang ke kediaman pribadinya di Jalan Batuputih, Makassar.

loading...

"Biasa-biasa ji. Tidak adaji penyambutan bagaimana. Saya salat tahajud dulu di Lapas baru ke Masjid Terapung salat subuh berjemaah lalu pulang ke rumah," ujarnya kepada Rakyatku.com malam tadi.

Menurut IAS, sebenarnya dirinya sudah bisa keluar pukul 3 sore tadi. Hanya saja, IAS sudah meniatkan akan salat tahajud dulu, sebelum kemudian meninggalkan lapas.

IAS sendiri merasa dirinya tidak pernah merasa dipenjara. Dia hanya mengaku seperti istirahat selama 4 tahun.

Karenanya, dia mengaku tak ada persiapan apa-apa sebelum keluar dari lapas.

Sementara itu, Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas I Makassar, Budi Sarwono mengatakan, selama di Lapas, IAS sangat rajin beribadah. 

"Kalau kebiasaan saya kurang tahu, tapi kegiatannya selain menerima tamu ya ibadah di masjid sampai selesai Isya'," ujar Budi Suwarno kepada Rakyatku.Com.

Katanya, IAS juga tidak berubah, ia tetap ramah kepada setiap orang. Meskipun banyak tamu yang datang mengunjungi ia tetap menemui. Katanya, setelah terima tamu ketika masuk waktu ia langsung beribadah di masjid.

"Subuh dan isya di musala blok, zuhur asar magrib di masjid besar... hampir setiap waktunya berjemaah terus," tutupnya.

Loading...
Loading...