Minggu, 14 Juli 2019 16:49 WITA

Versi Abu Janda, Ini Kelompok-kelompok yang Tak Rela Prabowo-Jokowi Akur

Editor: Aswad Syam
Versi Abu Janda, Ini Kelompok-kelompok yang Tak Rela Prabowo-Jokowi Akur
Habib Rizieq salam komando dengan Tommy Soeharto (kiri). Bahar bin Smith tampak berfoto bersama dengan Tommy Soeharto (kanan).

RAKYATKU.COM - Arya Permadi alias Abu Janda, terang-terangan menyebut kelompok-kelompok yang selama ini menghasut permusuhan terhadap Prabowo Subianto pasca rekonsiliasi dengan Joko Widodo.

Abu Janda menyebut itu di akun twitternya, @permadiaktivis.

"Setelah dimapping, kelompok yang hasut permusuhan kepada pak @prabowo di media sosial pasca Rekonsiliasi adalah:

FPI, GNPF, eks HTI, alumni 212 beserta anasir2 pendukungnya

ingat merk2 itu, karena mereka adalah & akan selalu jadi kanker bagi persatuan Indonesia & keutuhan NKRI," cuit Abu Janda.

Abu Janda juga menyebutkan, kelompok-kelompok tersebut tentunya tidak bergerak independen. Tapi ada donatur, dan Abu Janda menyebut sosok "Pangeran Cendana". Diduga Pangeran Cendana yang dimaksud adalah Tommy Soeharto.

"Apa kelompok2 tsb independen tidak punya bohir / donatur ? tentu terlalu naif jika kita berpikir begitu. gerakan butuh logistik, dan logistik tak turun dari langit. bisa diduga salah seorang pangeran cendana salah satu bohir mereka. dendam diobok2 yayasan ayahnya & disita asetnya," tulis Abu Janda.

Abu Janda juga memasang foto Habib Rizieq Syihab tengah salam komando dengan Tommy Soeharto. Juga ada foto bersama Bahar Smith dengan Tommy.

Di foto lain, Abu Janda juga memajang foto Tengku Zulkarnain berfoto bersama dengan Soeharto.

Loading...

"Salah satu corong paling vokal di medsos penghasut permusuhan pada negara & aparat, akun twiter @ustadtengkuzul punya jejak digital terafiliasi ke dinasti cendana

Konsisten dengan penampakan pangeran cendana bersama Rizieq & kriminal Bahar Smith agitator permusuhan kepada aparat," cuit Abu Janda.

Selain "Pangeran Cendana", Abu Janda juga menyebut "Putri Cendana" yang merujuk kepada Titiek Soeharto.

"Putri cendana @TitiekSoeharto pun tak segan2 terang2an terjun lgsg di berbagai aksi bahkan ikut aktif di media sosial ikut menebar narasi2 berbahaya menyulut kemarahan & provokasi pendukungnya. berikut 2 contoh dari sekian banyak jejak digital peran mbak Titiek bikin panas medsos," tulisnya.

Pada ujung tweetnya, Abu Janda menyebutkan, kalau FPI, eks HTI, 212 dkk, hanyalah pion-pion.

"Akhir kata, terlalu naif jika kita berasumsi penumpang gelap yang menunggangi kampanye capres 02 pak @prabowo adalah FPI, eks HTI, 212 dkk. mereka cuma Pion Pion melayani agenda bohir besar dengan tugas mendelegitimasi pemerintah & aparat demi cipta kondisi chaos ganggu kamtibnas," tutupnya.

Loading...
Loading...