Minggu, 14 Juli 2019 08:32 WITA

Master Plan Desa Wisata Kahayya, Wabup Bulukumba: Harus Didukung Pemprov dan Pusat

Penulis: Rahmatullah
Editor: Nur Hidayat Said
Master Plan Desa Wisata Kahayya, Wabup Bulukumba: Harus Didukung Pemprov dan Pusat
Salah Satu spot dalam video master plan Desa Wisata Kahayya, Bulukumba. (Foto : Screenshot SCF).

RAKYATKU.COM, BULUKUMBA - Desa Kahayya, Kecamatan Kindang yang dicanangkan menjadi desa wisata Kabupaten Bulukumba benar-benar bakal terwujud.

Apalagi setelah Sulawesi Community Foundation (SCF) membuat video keren untuk master plan pembangunannya.

Dalam video berdurasi 5 menit 19 detik itu, Desa Kahayya disulap menjadi desa wisata yang mempunyai fasilitas lengkap. Beberapa spot juga disiapkan, termasuk di puncak Doggia yang digadang-gadang menjadi tempat berswafoto ciamik.

Sulawesi Community Foundation telah melakukan pendampingan untuk masyarakat Desa Kahayya sejak 2015. Video master plan ini diciptakan setelah berbagai riset dari Sulawesi Community Foundation di Desa Kahayya.

"SCF hadir untuk menyinergikan semua perencanaan, baik itu dari Pemkab Bulukumba serta masyarakat Desa Kahayya sendiri, jadi perencanaannya berbasis masyarakat, sehingga visi misi untuk pengelolaan sumber daya alam secara berkelanjutan bisa terwujud," ujar Program Manager Sulawesi Community Foundation, Mulyadi, Sabtu (13/7/2019).

Video master plan tersebut diharap sebagai pemantik bagi masyarakat Bulukumba bisa secara bersama mewujudkan Desa Kahayya menjadi kawasan wisata yang lebih baik.

"Video ini sebagai stimulan agar Pemerintah Bulukumba dan masyarakat Desa Kahayya agar bisa bersama melakukan percepatan pengembangan kawasan wisata disana," ungkap Mulyadi.

Diakuinya, untuk mewujudkan Desa Kahayya agar sesuai dengan video master plan itu, butuh waktu 10 tahun ke depan. Lebih cepat dibanding Bali yang butuh 20 tahun hingga seperti sekarang. Termasuk biaya yang dibutuhkan mencapai Rp39 miliar.

Loading...

"Membangun kawasan wisata itu memang lama prosesnya, untuk Kahayya butuh 10 tahun, Bali saja butuh 20 tahun berdasarkan sejarahnya. Kalau untuk biayanya sendiri itu kami hitung sebesar Rp39 miliar itu dengan catatan semua bahan kita beli," kata Mulyadi.

Perencanaan kawasan wisata Desa Kahayya, kata Mulyadi, tetap memperhatikan aspek ekonomi dari masyarakat Kahayya agar bisa bangkit dan bertumbuh pesat.

"Intinya SCF hadir untuk menyatukan visi misi semua pihak, sehingga untuk pengelolaan sumber daya alam secara berkelanjutan bisa terwujud tanpa harus merusak alam itu sendiri dan yang paling penting perencanaan ini bisa membangkitkan ekonomi masyarakat di sana," beber Mulyadi.

Wakil Bupati Bulukumba, Tomy Satria Yulianto (TSY), merespons positif video master plan Desa Kahayya ini. Baginya Kahayya memang menjadi konsentrasi Pemkab untuk destinasi alam di Sulsel ke depannya.

"Saya sudah lihat videonya, videonya bagus, semoga bisa terealisasi, karena memang Pemkab Bulukumba menginginkan Desa Kahayya menjadi konsentrasi destinasi wisata alam di Sulawesi Selatan," ungkap TSY.

"Pembangunan wisata di Kabupaten Bulukumba tidak bisa dilakukan oleh Pemkab sendirian, harus tetap mendapat dukungan penuh dari pusat dan provinsi, bahkan kalau ada investor yang mau masuk, kami membuka diri untuk itu," bebernya.

Loading...
Loading...