Sabtu, 13 Juli 2019 01:00 WITA

Geledah Kamar Rumah Dinas Gubernur Kepri, KPK Sita Uang Rp3,5 Miliar Plus Dolar Senilai Rp1,8 Miliar

Editor: Abu Asyraf
Geledah Kamar Rumah Dinas Gubernur Kepri, KPK Sita Uang Rp3,5 Miliar Plus Dolar Senilai Rp1,8 Miliar
Tim KPK memperlihatkan uang yang disita dari rumah dinas Gubernur Kepri, Nurdin Basirun.

RAKYATKU.COM - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengumumkan daftar barang sitaan di rumah dinas Gubernur Kepulauan Riau (Kepri) Nurdin Basirun, Jumat (12/7/2019).

Di kamar rumah dinas Nurdin, tim KPK menemukan uang tunai Rp3,5 miliar. Tak hanya itu, juga ditemukan mata uang asing yakni USD 33.200 dan SGD 134.711.

Uang tersebut ditemukan dalam tas dan kardus. Dalam penggeledahan yang dilakukan pada Rabu (10/7/2019), KPK mengamankan dokumen, 13 tas, dan kardus.

Kepala Biro Humas KPK, Febri Diansyah uang asing USD 33.200 setara Rp465.731.260 dan SGD 134.711 setara Rp1.388.540.368,05.

Loading...

Dalam kasus ini, KPK telah menetapkan empat tersangka atas kasus izin rencana reklamasi, yaitu Nurdin Basirun, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Pemprov Kepri Edy Sofyan, Kepala Bidang Perikanan Tangkap DKP Pemprov Kepri Budi Hartono, dan dari pihak pemberi, yaitu Abu Bakar sebagai swasta.

Nurdin diduga menerima suap dari pengusaha bernama Abu Bakar. Jumlah suap yang diduga diterima Nurdin sebesar SGD 5 ribu dan Rp45 juta pada 30 Mei 2019 serta SGD 6 ribu pada 10 Juli 2019. Tak hanya suap, Nurdin juga diduga menerima gratifikasi yang totalnya lebih dari Rp666 juta.

Loading...
Loading...