Jumat, 12 Juli 2019 00:01 WITA

Gunakan Visa Wisata Untuk Bekerja di Pangkep, Warga China Dipulangkan Paksa

Penulis: Azwar Basir
Editor: Adil Patawai Anar
Gunakan Visa Wisata Untuk Bekerja di Pangkep, Warga China Dipulangkan Paksa
ilustrasi.

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Seorang Warga Negara Asing (WNA) asal Republik Rakyat Cina Su Kai Hua (40) dipulangkan dengan paksa ke negaranya setelah melanggar izin tinggal di Indonesia. 

Warga negara asing (WNA) asal Republik Rakyat Cina  melanggar setelah ia kedapatan menggunakan Visa on Arrival (VOA) atau wisata padahal tujuannya ke Indonesia tepatnya di Sulsel untuk bekerja. 

"Yang bersangkutan ditemukan di Perusahaan Marmer di Pangkep oleh Timpora yang melakukan pengawasan di perusahaan tersebut,"  ungkap Kepala Kantor Imigrasi Klas I TPI Kota Makassar Andi Pallawarukka. 

Katanya, saat pemeriksaan di perusahaan tersebut, ada 15 orang yang diperiksa, 14 lainnya memperlihatkan paspor, Visa dan izin kerjanya. 

"Sementara yang satu  ini tidak dapat menunjukkan dokumen sehingga tim melaporkan ke kita untuk ditindak lanjuti dan didapatkan ia tidak memiliki visa izin kerja di Indonesia," jelasnya. 

Loading...

Menurut Andi Pallawarukka, yang bersangkutan memiliki POA namun, POA tersebut tidak bisa digunakan untuk bekerja tetapi hanya bisa digunakan sebagai wisatawan. 

"Atas pelanggarannya itu sesuai UU No 6 tahun 2011 Pasal 122 tentang Izin tinggal. Untuk itu rencana besok kita akan deportasi yang bersangkutan kemudian dicekal untuk tidak masuk lagi di wilayah Indonesia selama 6 Bulan," jelasnya.

Kepada petugas, Su Kai Hua mengaku berada di Kabupaten Pangkep karena ikut ajakan temannya yang juga berasal dari negeri Tirai Bambu. Rencananya di perusahaan Marmer itu dirinya akan dipekerjakan sebagai pemotong batu marmer.

"Di Perusahaan itu dia mengaku akan digaji Rp6 Juta perbulannya. Tapi dia ini belum sempat digaji, kita sudah amankan duluan. Sudah satu bulan berada di Indonesia. Katanya sih datang sendiri tapi ketika disini bertemu dengan temannya diajaklah mereka kesana sama-sama temannya yang orang cina itu," imbuh Andi Pallawarukka.

Loading...
Loading...