Kamis, 11 Juli 2019 12:41 WITA

Kakak Wagub Sulsel Mengaku Baru Kenal Jumras, Pengusaha Ferry dan Agung

Penulis: Fathul Khair
Editor: Ibnu Kasir Amahoru
Kakak Wagub Sulsel Mengaku Baru Kenal Jumras, Pengusaha Ferry dan Agung
Andi Sumardi Sulaiman ikut diperiksa Panitia Khusus (Pansus) Hak Angket di gedung DPRD Sulsel, Kamis (11/7/2019).

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Kepala Bapenda Sulsel, Andi Sumardi Sulaiman juga dipanggil Pansus Hak Angket DPRD Sulsel, Kamis (11/7/2019). 

Dalam pemeriksaan hari ini, Sumardi ikut ditanyai terkait pengakuan mantan Kepala Dinas Bina Marga, Jumras di sidang yang sama beberapa hari yang lalu. 

Pada rapat itu, Jumras menyebut dua pengusaha. Yakni Ferry Tanriady dan Agung Sucipto. Kehadiran dua pengusaha itu, atas arahan Andi Sumardi Sulaiman, karena disebut telah membantu Nurdin Abdullah dan Andi Sudirman Sulaiman pada Pilgub Sulsel 2018.

Saat ditanya salah satu anggota Pansus Hak Angket, Anas Hasan, Sumardi menyebut baru kenal ketiga nama itu. Itu pun dia kenal, saat bertemu di depan Cafe Mama. 

"Salah satu menurut perkiraan mereka, penyebab dicopot itu karena salah satunya Pak Sumardi sudah pernah bertemu Pak Jumras. Betul itu?" kata anggota Pansus, Anas Hasan. 

Sumardi menjawab, kedatangannya ke Cafe Mama, hanya untuk ngopi bareng bersama temannya, Irfan. Namun Cafe Mama tertutup, akhirnya ia pindah ke sebuah barbershop (tempat cukur rambut) yang berada di depan Cafe Mama. 

Tempat cukur rambut itu, milik Irfan. Yang bertemu di salah satu ruangan di tempat itu. 

Loading...

"Itu yang di depan tukang cukur, saya di situ tidak minum kopi. Titik. Saya tidak bicara banyak di sana, dan orang yang saya tidak kenal. Hanya Pak Irfan," kata Sumardi.

Anas lalu menanyakan lagi, Jumras datang dengan siapa. Dijawab Sumardi cuma sendiri. 

"Bapak kenal (dengan Jumras)?" tanya Anas lagi. 

"Saya baru kenal di situ, baru izin pulang. Tidak kenal sebelumnya, nanti di situ saya kenal baru saya pulang. Saya dikenal Pak Feri langsung izin pulang," ujar Sumardi.

Salah satu anggota Pansus Angket, Amran mendalami pertanyaan itu. "Kenapa bisa ada Anggu (Agung Sucipto) dan Feri di situ? Kenapa bisa Jumras datang?" tanya Amran. 

"Irfan yang punya teman, kemudian dia perkenalkan kepada kita. Saya datang hanya kapasitas ketemu Pak Irfan. (Jumras datang) saya tidak tahu, bukan saya yang panggil," pungkasnya. 
 

Loading...
Loading...