Selasa, 09 Juli 2019 13:04 WITA

Januari-Juni 2019 13 Kecelakaan Kapal, Kasubdit : Basarnas Tidak Bisa Bekerja Sendiri

Penulis: Syukur
Editor: Andi Chaerul Fadli
Januari-Juni 2019 13 Kecelakaan Kapal, Kasubdit : Basarnas Tidak Bisa Bekerja Sendiri

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Jumlah kecelakaan Kapal yang dinilai cukup tinggi di wilayah kerja Basarnas Makassar menjadi pembahasan dalam Rapat Koordinasi (Rakor) yang diselenggarakan Kantor Basarnas Makassar. 

Dalam Rakor, Selasa (9/7/2019), yang dihadiri oleh TNI, Polri dan instansi terkait serta Organisasi Masyarakat untuk melakukan kontigensi kecelakaan kapal di wilayah Sulawesi Selatan, Agus Haryono, Kasubdit Pengerahan Potensi dan Pengendalian Operasi SAR Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan membuka data kecelakaan Kapal yang ditangani Basarnas Makassar.

"Tahun 2019 dari januari hingga juni ada 13 kecelakaan kapal yang dilaporkan dengan jumlah korban selamat 15 orang, meninggal 2 dan dinyatakan hilang 5 orang. Basarnas tidak bisa bekerja sendiri, harus didukung TNI, Polri dan Instansi Pemerintah serta Organisasi Masyarakat," ungkap Agus.

Operasi SAR yang dilakukan oleh Basarnas Makassar selama ini menurut Agus tidak sendiri dan selalu melibatkan Potensi. Olehnya itu, dianggap penting untuk melakukan Rapat Koordinasi dalam melakukan kontigensi untuk kesiapsiagaan. 

Agar masing-masing instansi bisa bekerja sesuai dengan perannya saat terjadi kecelakaan atau bencana. 

Loading...

"Basarnas yang mendapatkan amanah UU No 29 Tahun 2014 sebagai Instansi yang bertugas di bidang pencarian dan pertolongan harus bisa bekerjasama dengan seluruh Potensi SAR yang ada, dimana seluruh Instansi Pemerintah yang ada juga diwajibkan terlibat saat terjadi kecelakaan yang membutuhkan pencarian dan pertolongan," tambahnya.

Ke depan, Basarnas berharap sikap profesional, militan dan sinergi Basarnas dan Potensi semakin ditingkatkan dalam memberikan layanan SAR ke masyarakat.

"Semoga kita tetap solid dalam memberi pelayanan terhadap masyarakat yang membutuhkan pertolongan," tambahnya.

Loading...
Loading...