Senin, 08 Juli 2019 18:44 WITA

Gadaikan Mobil Rental, Perempuan di Bone Dipolisikan

Penulis: Herman
Editor: Abu Asyraf
Gadaikan Mobil Rental, Perempuan di Bone Dipolisikan
Warga Kabupaten Bone ramai-ramai mendatangi Sentra Palayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polres Bone, Senin (9/7/2019).

RAKYATKU.COM,BONE - Warga Kabupaten Bone ramai-ramai mendatangi Sentra Palayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polres Bone, Senin (9/7/2019).

Mereka didampingi Ormas Laki 45 dan kuasa hukum Andi Firman Batari SH. Warga datang untuk melaporkan perempuan bernama Hj Nurjannah. Terlapor diduga telah menggadaikan mobil yang bukan miliknya.

Sekjen DPP Laki 45, Hasbi mengatakan bahwa banyak warga yang merasa menjadi korban karena telah menggadai mobil dari terduga pelaku yang ternyata mobil rental.

"Banyak warga yang menitipkan mobil ke terduga pelaku ini dengan maksud direntalkan ke orang lain. Si pemilik mobil ini dibayar Rp250 ribu per hari oleh pelaku. Namun, pelaku ini menggadaikan kembali mobil tersebut ke orang lain tanpa sepengetahuan sang pemilik," kata Hasbi.

Kasus ini baru terungkap setelah pemilik mobil mencari kendaraannya karena tidak ada lagi setoran. Banyak pemilik mobil menemukan mobilnya dalam penguasaan orang lain setelah digadaikan Hj Nurjannah.

Loading...

"Untuk sementara yang melapor ke kami ini ada 22 orang. Dari informasi mereka ini banyak lagi mobil yang telah ia rental lalu digadaikan tanpa sepengetahuan pemilik," tambah Hasbi.

Kuasa hukum warga, Andi Firman Batari mengatakan bahwa masyarakat yang menerima gadai mobil tersebut juga korban. Mereka tidak tahu bahwa mobil itu adalah bukan milik Hj Nurjannah.

Salah seorang korban, Jusriadi mengatakan bahwa dia menggadaikan mobil dengan biaya yang bervariasi mulai Rp40 juta sampai Rp80 juta per unit. Tidak ada batas kapan uang tersebut dikembalikan. 

Para korban saat ini masih menunggu iktikad baik dari pelaku. Jika uang semuanya dikembalikan, maka laporan ke polsisi siap dicabut.
 

Loading...
Loading...