Minggu, 07 Juli 2019 17:51 WITA

Usai Bunuh Istri, Jasadnya Disimpan di Dalam Kulkas

Editor: Aswad Syam
Usai Bunuh Istri, Jasadnya Disimpan di Dalam Kulkas
Ilustrasi

RAKYATKU.COM, TIONGKOK - Zhu Xiaodong (30) tertunduk lemas. Ketukan palu hakim Pengadilan Tinggi Shanghai, melemahkan jantungnya. 

"Menjatuhkan hukuman mati kepada saudara Zhu Xiaodong, atas tindak pidana pembunuhan terhadap istrinya, Yang Liping," ujar Hakim sambil mengetukkan palu tiga kali. 

Dalam persidangan Jumat, 5 Juli 2019 lalu sebagaimana dilansir dari asiaone.com, Minggu, 7 Juli 2019, peristiwa itu terjadi awal 2019 lalu. 

Zhu dan Yang terlibat cekcok di rumah mereka di distrik Hongkou, sebelum kemudian Zhu mencekik wanita yang baru 10 bulan dinikahinya itu hingga tewas.

Setelah membunuh istrinya, pekerja di sebuah toko pakaian itu, menyembunyikan jasad istrinya di dalam sebuah kulkas. Jasad mantan guru TK itu, disimpan di kulkas selama 106 hari.

Untuk menghilangkan jejak, Zhu menjawab status media sosial istrinya dan menjawab setiap pesan singkat yang masuk dari orang tua dan teman-temannya, agar seolah-olah korban masih hidup.

Loading...

Setelah membunuh istrinya, Zhu bepergian ke Provinsi Hainan, Nanjing dan Xuzhou di Provinsi Jiangsu. Dia juga bepergian ke Korea Selatan, sebagai upaya untuk melupakan pembunuhan yang telah dilakukannya.

Zhu menggunakan kartu kredit Yang, untuk membeli barang-barang mewah dan membiaya kehidupannya di Tiongkok. Dia pun menggunakan KTP istrinya saat memesan kamar hotel dengan perempuan lain. Zhu menghabiskan 
menjatuhkan vonis hukuman mati kepada seorang laki-laki karena membunuh istrinya. Laki-laki yang bernama Zhu Xiaodong, 30 tahun, menyimpan jasad istrinya ke dalam kulkas di rumah keduanya selama 160 hari.

Dalam persidangan terungkap pula Zhu, menghabiskan hampir 150,000 yuan atau lebih dari Rp300 juta.

Namun, Zhu akhirnya menyerahkan diri pada polisi ditemani kedua orang tuanya pada 1 Februari 2019 lalu. Itu setelah menyadari tak bisa terus-menerus berbohong. Apalagi keduanya harus menghadiri makam malam ulang tahun ayah mertuanya. Korban adalah anak satu-satunya dalam keluarga.

Loading...
Loading...