Jumat, 05 Juli 2019 23:40 WITA

Ingin Situng Jadi Hasil Resmi Pilkada 2020, KPU Belum Punya Cara Cegah Salah Input

Editor: Abu Asyraf
Ingin Situng Jadi Hasil Resmi Pilkada 2020, KPU Belum Punya Cara Cegah Salah Input
ILUSTRASI

RAKYATKU.COM - Saksi ahli pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Salahuddin Uno "menelanjangi" Situng KPU saat sidang di Mahkamah Konstitusi (MK). KPU ingin menjadikannya sebagai hasil resmi di Pilkada 2020.

Hanya saja, KPU belum punya rumusan baku untuk mencegah terjadinya salah input seperti yang terjadi pada Pilpres 2019.

Komisioner KPU Viryan Aziz baru mengatakan, setidaknya ada dua yang bisa dilakukan. Menurutnya, bila ditemukan ada kekeliruan, maka tidak dientri. 

"Misalnya ada saksi entry, 'oh ini nggak benar nih', disisihkan, diperbaiki baru dientri," kata Viryan Aziz kepada wartawan di Hotel Mercure, Cikini, Jakarta Pusat, Jumat (5/7/2019).

Opsi kedua yakni perbaikan kesalahan setelah penginputan. Viryan menyebut ada masa sanggah yang bisa dimanfaatkan untuk memperbaiki kesalahan input.

Loading...

"Atau dientri dulu. Dalam hal nanti ada masa sanggah, 'oh ini keliru', kemudian dicek ke C1 plano. Dan itu bisa dilakukan dan ada alternatif lain," ujarnya.

KPU saat ini masih mengkaji penerapan rekapitulasi elektronik (e-rekap) dari segi teknis, kesiapan teknologi, sistem informasi dan keamanan. E-rekap nantinya tersedian dalam Situng.

KPU menargetkan Situng digunakan 100 persen pada Pilkada 2020. Sebab, pada beberapa pemilu sebelumnya Situng tidak pernah mencapai 100 persen.

Loading...
Loading...