Jumat, 05 Juli 2019 14:57 WITA

Berkokok Terlalu Nyaring, Ayam Jantan Ini Dilapor ke Pengadilan

Editor: Aswad Syam
Berkokok Terlalu Nyaring, Ayam Jantan Ini Dilapor ke Pengadilan
Maurice, ayam jantan di Prancis yang dilaporkan ke pengadilan karena berkokok terlalu nyaring.

RAKYATKU.COM, PARIS - Setiap pagi, seekor ayam jantan bernama Maurice, rutin bangun dan berkokok. Suaranya yang melengking, membangunkan warga sekitar.

Sepasang pensiunan yang memiliki rumah tempat berlibur di desa itu, Jean-Louis Biron dan Joelle Andrieux, pun merasa terganggu. Mereka kemudian melaporkan ayam jantan itu ke pengadilan. Tuduhannya, Maurice menghasilkan polusi suara.

Namun sang pemilik Maurice, Corrine Fesseau membantah tuduhan itu. "Maurice hanya melakukan 'tugasnya' sebagai ayam jantan. 

Dalam sidang yang digelar pada Kamis (4/7/2019) di kota Rochefort, baik Maurice maupun pasangan pensiunan itu tak hadir di persidangan. 

Namun, para pendukung Maurice yang rata-rata adalah pemilik ayam jantan, berkumpul di luar pengadilan. Mereka menyampaikan dukungan kepada Maurice.

Kedua pensiunan yang melaporkan Maurice, Jean-Louis Biron dan Joelle Andrieux, membangun rumah liburan di desa Saint-Pierre-d'Oleron 15 tahun lalu, yang kini menjadi rumah mereka menikmati masa pensiun. 

Salah satu alasan mengapa pasangan ini memilih wilayah Saint-Pierre, adalah ketenangannya. 

Loading...

Sayangnya, pasangan ini sejak 2017 memiliki masalah dengan Maurice yang mereka sebut memiliki suara yang teramat kencang. 

Mereka kemudian mengeluhkan Maurice ke Corrine Fesseau yang sudah tinggal di desa itu selama 35 tahun. 

Keluhan itu kemudian memicu pertengkaran di antara mereka yang berkembang menjadi sebuah perselisihan hukum. 

Bagi Corrine dan pendukungnya, semua ini bukan masalah karena suara ayam jantan merupakan bagian dari hidup pedesaan. 

Bagi Corrine, amat tak masuk akal jika meminta agar ayam-ayam jantan tidak berkokok di pagi hari. 

Kini pengadilan masih berlangsung. Dan keputusan mengenai nasib Maurice, baru akan ditetapkan pada September mendatang.

Loading...
Loading...