Jumat, 05 Juli 2019 14:27 WITA

Diprotes Mesir, Kepala Tutankhamun Tetap Dilelang di Inggris

Editor: Andi Chaerul Fadli
Diprotes Mesir, Kepala Tutankhamun Tetap Dilelang di Inggris

RAKYATKU.COM - Sebuah kepala "raja raja" Mesir kuarsit berusia 3.000 tahun telah dilelang dengan harga hampir enam juta dolar di Inggris. Kendati ada protes keras dari Mesir yang mengklaim bahwa potongan itu kemungkinan telah dicuri sebelumnya.

Rumah lelang Christie menjual peninggalan setinggi 28,5cm itu seharga 4,7 juta pound ($ 5,97 juta) pada hari Kamis di salah satu lelang paling kontroversial dalam beberapa tahun. 

Tidak ada informasi tentang pembeli yang diungkapkan, dikutip dari Al Jazeera, Jumat (5/7/2019).

Tutankhamun diperkirakan telah menjadi firaun pada usia sembilan tahun dan telah meninggal sekitar 10 tahun kemudian. Penggambaran wajah pahat Firaun yang terkenal itu menunjukkan raja mengambil bentuk dewa Mesir kuno Amin.

Rusak sedikit di telinga dan hidung, patung itu berasal dari Koleksi pribadi seni Resandro Mesir.

Loading...

Para pejabat Mesir menginginkan pelelangan Kamis dihentikan dan harta itu kembali ke Mesir.

Mereka telah meminta Kantor Luar Negeri dan Persemakmuran Inggris serta badan budaya Perserikatan Bangsa - Bangsa  UNESCO untuk campur tangan, mengatakan potongan itu kemungkinan telah dihapus dari Mesir secara ilegal.

Sekitar selusin pemrotes melambaikan bendera Mesir dan mengangkat tanda bertuliskan "hentikan perdagangan barang antik yang diselundupkan" dan "sejarah Mesir tidak dijual" di luar ruang penjualan London rumah lelang Inggris. 

"Ini tidak boleh disimpan di rumah. Itu harus di museum," warga negara Mesir Magda Sakr mengatakan kepada kantor berita AFP. "Ini adalah sejarah. Itu adalah salah satu raja kita yang paling terkenal."

Tags
Loading...
Loading...