Kamis, 04 Juli 2019 14:45 WITA

Inspektorat Sebut Tersandung Kasus Gratifikasi, Kadishub Sulsel Ikut Dicopot

Penulis: Fathul Khair
Editor: Abu Asyraf
Inspektorat Sebut Tersandung Kasus Gratifikasi, Kadishub Sulsel Ikut Dicopot
Kepala Inspektorat Sulawesi Selatan, Salim AR

RAKYATKU.COM,MAKASSAR - Inspektorat Sulawesi Selatan sudah merampungkan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) terhadap Dinas Perhubungan Sulawesi Selatan. 

Hasilnya, Kepala Dinas Perhubungan Sulsel, Ilyas Iskandar dinyatakan terbukti terlibat gratifikasi rekomendasi penerbitan pelat kuning kendaraan. 

"Baru saja LHP untuk Dishub Sulsel. Kasus bukan diduga lagi, jelas sudah terbukti pungli atau gratifikasi rekomendasi pelat kuning," kata Kepala Inspektorat Sulawesi Selatan, Salim AR di Kantor Gubernur Sulsel, Kamis (4/7/2019).

Dijelaskan Salim, berdasarkan hasil pemeriksaan Inspektorat Sulsel, di Dishub Sulsel terjadi gratifikasi penerbitan pelat hitam ke kuning sebanyak 60 unit mobil. Setiap satu unit, dikenakan biaya Rp400 ribu. 

loading...

"Kepala bidang yang menangani rekomendasi, dicopot. Kepala seksinya, dicopot. Ada tiga staf diturunkan pangkatnya selama tiga tahun," ujar Salim. 

Salim membocorkan, perusahaan yang terlibat dalam gratifikasi ini yakni Kopsidara. 

"Banyak yang tidak bisa kita buktikan karena aksesnya ditutup, kami tidak bisa masuk. Perusahaan ini juga menutup akses tersebut," pungkasnya. 

Loading...
Loading...