Selasa, 02 Juli 2019 19:46 WITA

Tabur Bunga, Pantai Talise Palu Diwarnai Isak Tangis Polisi

Penulis: M. Qadri
Editor: Ibnu Kasir Amahoru
Tabur Bunga, Pantai Talise Palu Diwarnai Isak Tangis Polisi

RAKYATKU.COM, PALU - Tangisan ratusan polisi mewarnai Pantai Talise saat menaburkan bunga di lokasi pusat utama terjadinya gempa dan tsunami di Kota Palu, Sulawesi Tengah. 

Diketahui, 11 personel Polres Palu dikabarkan gugur terdampak tsunami dalam melaksanan pengamanan Festival Palu Nomoni 2018.

Tangisan ratusan personel Polres Palu pecah saat menabur bunga di Pantai Talise san diiringi oleh lagu yang berjudul gugur bunga ciptaan Ismail Marzuki.

Upacara tabur bunga dipimpin langsung oleh Kapolres Palu AKBP Mujianto yang dilaksanakan di Pantai Talise, Kelurahan Besusu Barat, Kecamatan Palu Timur pada Selasa (2/7/2019) sekitar pukul 16.30 wita.

Dalam upacara itu, terlihat juga masing masing istri personel yang suaminya gugur dalam melaksanakan tugas, ikut melaksanakan tabur bunga.

"Kami semua bertugas melakukan pengamanan dalam Festival Palu Nomoni 2018 pada saat itu, dan merasakan betul apa yang terjadi ketika gempa dan tsunami, sehingga tidak bisa menahan air mata saat upacara dan mengingat lagi kejadian sembilan bulan yang lalu," ucap Mujianto.

Loading...

Dia menyebutkan, total anggota yang gugur ada 11 orang, 8 orang laki-laki dan 3 orang perempuan. Sampai saat ini hanya lima orang yang jasadnya ditemukan dan sudah dimakamkan, namun enam diantaranya belum ditemukan.

"Mereka adalah pahlawan, kami doakan saja agar arwahnya bisa tenang dan amal ibadah bisa diterima disisi Tuhan," tuturnya.

Berikut nama-nama polisi yang meninggal saat tsunami :

1. Iptu Hendrik, 
2. Iptu Sarfani, 
3. Ipda Taufik Rongalaha
4. Aipda Mustofa
5. Bripka Bambang Wupriyadi
6. Bripka Zainuk Daud
7. Bripka Abdullah Usman Saleh
8. Brigadir I Gusti Kadek Sukamiarta
9. Bripda Putu Ayu Lennyaningsih
10. Bripda Riza Mahdiya Annisa
11. Bripda Desak Nyoman elia Puspitasari
 

Loading...
Loading...