Senin, 01 Juli 2019 14:45 WITA

Tetap Serentak, Begini Perubahan UU Pemilu yang Diusulkan KPU

Editor: Abu Asyraf
Tetap Serentak, Begini Perubahan UU Pemilu yang Diusulkan KPU
Komisioner KPU RI, Wahyu Setiawan

RAKYATKU.COM - Undang-Undang Pemilu bakal diubah lagi. Salah satu substansi yang akan diubah adalah frasa "Pemilu Serentak".

Komisioner KPU RI, Wahyu Setiawan mengatakan, pihaknya mengusulkan agar keserentakan pemilu perlu dibagi menjadi dua jenis. 

"Kami fokus pada keserentakan pemilu. Nanti kita akan membuat rekomendasi kebijakan kepada pembuat undang-undang, pemerintah, dan DPR," kata Wahyu, Senin (1/7/2019).

Dalam rekomendasinya, KPU meminta pemilu serentak dipilah menjadi pemilu lokal dan nasional. Pemilu nasional berlangsung serentak, yakni pilpres, pemilihan DPD RI, dan DPR RI.

Loading...

Sementara pemilu lokal meliputi pemilihan anggota DPRD tingkat provinsi serta kabupaten/kota. Begitu pula pemilihan gubernur, bupati, dan wali kota.

Menurutnya, hal ini dikarenakan adanya evaluasi terkait beban kerja kelompok panitia pemungutan suara (KPPS). Waktu kerja KPPS saat pemilu serentak 2019 tidak rasional. 

"Sebab kalau kemudian serentak dalam pengertian lokal dan nasional digabung, salah satu evaluasi kita adalah beban pekerjaan penyelenggara pemilu terutama di KPPS. Itu tak rasional, antara kemampuan manusiawi dengan beban pekerjaan," tuturnya seperti dikutip dari Detikcom.

Loading...
Loading...