Rabu, 26 Juni 2019 13:42 WITA

Bersaksi di MK dengan Alasan Bawa Orang Tua Berobat, Saksi Prabowo Ini Langsung Ditahan

Editor: Abu Asyraf
Bersaksi di MK dengan Alasan Bawa Orang Tua Berobat, Saksi Prabowo Ini Langsung Ditahan
Rahmadsyah Sitompul

RAKYATKU.COM - Sikap nekat Rahmadsyah Sitompul menjadi saksi untuk Prabowo-Sandi di Mahkamah Konstitusi (MK) harus dibayar "mahal". Dia kini tidak bisa bebas ke mana-mana lagi.

Rahmadsyah hadir sebagai saksi Prabowo-Sandi pada 19 Juni 2019. Saat itu dia mengenakan kopiah dan kacamata hitam. Kepada hakim konstitusi, dia mengaku berstatus tahanan kota.

Konsekuensinya, terdakwa kasus ujaran kebencian terkait Pilkada Batubara 2018 itu absen dalam dua kali sidang di Pengadilan Negeri Kisaran, yakni pada 21 Mei 2019 dan 18 Juni 2019.  

Penahanan terhadap Rahmadsyah dilakukan seusai sidang dengan agenda mendengar keterangan saksi di ruang Cakra Utama Pengadilan Negeri (PN) Kisaran, Sumatera Utara, Selasa (25/6/2019). 

"Iya benar, sudah dilakukan penahanan. Statusnya sebagai tahanan kota dijadikan tahanan rumah negara. Dia ditahan di Rutan Labuhanruku," kata Kasi Penkum Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejati Sumut) Sumanggar Siagian, Rabu (26/6/2019). 

loading...

Rahmadsyah ditahan sebagai tahanan kota oleh penuntut umum sejak 1 April 2019 sampai 20 April 2019. Kemudian dilanjutkan oleh majelis hakim sejak 10 April 2019 sampai 9 Mei 2019. 

Lalu, dilakukan perpanjangan penahanan oleh Wakil Ketua Pengadilan Negeri Kisaran sejak 10 Mei 2019 sampai 8 Juli 2019. Namun, pada 19 Mei 2019, Rahmadsyah ternyata menghadiri di sidang gugatan pilpres di MK.

Rahmadsyah diizinkan berangkat ke Jakarta dengan alasan membawa orang tuanya untuk berobat. 

Loading...
Loading...