Selasa, 25 Juni 2019 19:16 WITA

S3 saat Jadi Rektor, Qomar Pakai Ijazah SMA di Pilkada, S1 ketika Daftar Caleg

Editor: Abu Asyraf
S3 saat Jadi Rektor, Qomar Pakai Ijazah SMA di Pilkada, S1 ketika Daftar Caleg
Nurul Qomar

RAKYATKU.COM - Nurul Qomar dalam posisi sulit. Partai NasDem tak membelanya. Anggota Dewan Pakar Partai NasDem, Teuku Taufiqulhadi malah meminta polisi melakukan proses hukum.

"Fatal sekali. Dengan ijazah palsu ingin memimpin sebuah lembaga pendidikan Islam. Kalau penipuannya tidak tersingkap, bisa hancur universitas itu," kata Teuku Taufiqulhadi, Selasa (25/6/2019).

Dia lantas mengungkap kejanggalan dokumen pelawak yang populer lewat Lika Liku Laki-Laki itu. Menurut Taufiqulhadi, saat mendaftar sebagai caleg di Partai NasDem, Qomar hanya menyetor ijazah S1.

"Menurut saya, orang suka menipu harus diproses hukum agar nanti jangan ada lagi yang tertipu," tambah Taufiqulhadi. Dia sekaligus mengklarifikasi bahwa Qomar gagal ke DPR RI karena hanya meraih sekitar 25 ribu suara.

Sebelumnya, Nurul Qomar bertarung di daerah pemilihan Jawa Barat VIII dengan nomor urut 2.

Qomar sudah ditetapkan tersangka dan langsung ditahan. Dia diduga memalsukan ijazah S2 dan S3 saat mencalonkan diri sebagai rektor Universitas Muhadi Setiabudhi (UMUS) Brebes, Jawa Tengah.

Loading...

"Tersangka dilaporkan oleh Muhadi Setiabudhi terkait dugaan pemalsuan ijazah S2 dan S3 saat mencalonkan diri sebagai rektor," ungkap Kasat Reskrim Polres Brebes, AKP Triagung Suryomicho.

Saat itu, Qomar menyerahkan ijazah S2 dan S3 yang sama-sama dikeluarkan tahun 2016. Ijazah itu diklaim dari Universitas Negeri Jakarta (UNJ). Belakangan, ada klarifikasi dari UNJ tak pernah menerbitkan ijazah dimaksud.

Setelah mundur dari jabatan rektor pada November 2017, Qomar balik kampung dan maju sebagai calon wakil cupati Cirebon pada Pilkada 2018. Qomar mendampingi Mohamad Lutfi yang diusung PKB dan Nasdem. Pasangan Lutfi-Qomar kalah.

Mantan Ketua DPD NasDem Kabupaten Cirebon, Agus Supriyadi mengatakan, saat maju pilkada, Qomar tidak menggunakan ijazah S1, S2, atau S3. Mantan anggota DPR RI periode 2004-2014 itu hanya menggunakan ijazah SMA. 

"Nyalon wakil bupati itu beliau pakai ijazah SMA. Tapi, kita sempat tanya juga soal keaslian ijazah-ijazahnya, beliau jawab siap membuktikan," kata Agus seperti dikutip dari Detikcom, Selasa (25/6/2019).
 

Loading...
Loading...