Selasa, 25 Juni 2019 15:17 WITA

Marah-Marah karena Tak Mau Bayar Teh Rp1000, Polisi Ini Dihukum Fisik 

Editor: Abu Asyraf
Marah-Marah karena Tak Mau Bayar Teh Rp1000, Polisi Ini Dihukum Fisik 
Aiptu Mursid saat mengamuk di warung nasi bebek. (FOTO: FACEBOOK)

RAKYATKU.COM - Mungkin oknum anggota Polsek Bekasi Utara, Aiptu Mursid sedang lelah. Tak mau bayar teh yang harganya Rp1000, dia memaki-maki pula pedagang nasi bebek.

Setelah video saat dia marah viral di media sosial, dia akhirnya minta maaf kepada pedagang nasi bebek. Namun, Mursid telanjur jadi bahan tertawaan warganet.

Sudah begitu, dia terpaksa harus menjalani sanksi pula. Hukumannya dua, sanksi disiplin dan sanksi fisik. Salah satunya disuruh hormat pada bendera berlama-lama.

Kapolres Metro Bekasi Kota, Kombes Indarto tidak menyebut secara detail hukuman fisik lainnya. Dia hanya menyebut salah satunya, hormat kepada bendera.

"Penjual dan yang bersangkutan sudah musyawarah dan yang bersangkutan sudah minta maaf," kata Indarto, Selasa (25/6/2019) seperti dikutip dari Detikcom.

Peristiwa terjadi di Jalan Lingkar Utara, Teluk Pucung, Kecamatan Bekasi Utara, Kota Bekasi, pada Jumat malam(21/6/2019). Kejadian itu direkam video dan menjadi viral di media sosial.

Loading...

Saat itu, Mursid hanya mengenakan tank top. Tampak dia mengenakan kalung. Dia marah-marah karena diminta membayar teh Rp1000.

"Ngerti nggak? Catat Pak Mursid Polsek Bekasi Utara ya, besok gue pakai pakaian dinas makan di sini gue usir lu ya. S***n lu. Dagang aja di sini numpang gratis, minum bayar lo. Makan tuh harus minum g****k," maki Mursid dalam video yang beredar.

Tampak pedagang tersebut tidak melawan. Dia hanya mengatakan, "Siap, siap."

Loading...
Loading...