Selasa, 25 Juni 2019 13:40 WITA

Tahapan Dimulai September 2019, KPU Maros Butuh Anggaran Rp 30 Miliar

Editor: Adil Patawai Anar
Tahapan Dimulai September 2019, KPU Maros Butuh Anggaran Rp 30 Miliar
Ketua KPU Maros, Syamsul Rizal.

RAKYATKU.COM, MAROS - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Maros menggelar rapat bersama anggota DPRD, dan pemerintah daerah di DPRD Maros, Selasa (25/6/2019).

Rapat ini terkait dengan penyerahan draf PKPU tahapan Pilkada Maros 2020 oleh KPU Maros. Dalam draf tersebut, anggaran yang dibutuhkan KPU Maros sebesar Rp 30 Miliar.

"Dalam draf itu kita butuhkan Rp30 miliar. Anggaran ini naik 50 persen dibandingkan Pemilu 2019 kemarin yakni kurang lebih Rp 20 Miliar," ujar Ketua KPU Maros, Syamsul Rizal kepada Rakyatku.com.

Rizal menjelaskan, kenaikan kebutuhan anggaran tersebut dikarenakan banyak tahapan yang tidak ada di Pemilu 2019 kemarin, diadakan di Pilkada Maros 2020.

"Kan seperti alat peraga, debat kandidat, KPU Sulsel yang buat. Kertas suara juga bukan kita. Apalagi kotak suara kemarin hanya satu kali pakai. Jadi tahun ini anggaran kita naik karena kebutuhan itu tadi," jelasnya.

Ia berharap, pada anggaran perubahan Pemkab Maros, pihaknya sudah bisa mendapat anggaran. Mengingat tahapan Pilakada 2020 Maros dimulai September 2019.

"Minimal 5 persen untuk tahun ini dari total anggaran yang kita butuhkan. Karena tahapan dimulai September 2019 dan berakhir September 2020," pungkasnya.

Loading...
Loading...