Minggu, 23 Juni 2019 20:44 WITA

Beredar Poster Halal Bi Halal 212 Digelar di MK, Ini Kata Polisi

Editor: Ibnu Kasir Amahoru
Beredar Poster Halal Bi Halal 212 Digelar di MK, Ini Kata Polisi
Ilustrasi.

RAKYATKU.COM - Beredar poster Halal Bi Halal Akbar 212. Polisi langsung melarang aksi massa di di depan gedung Mahkamah Konstitusi (MK).

Dalam poster tersebut, dituliskan bahwa aksi tersebut merupakan aksi super damai, berzikir, berdoa, serta bersalawat mengetuk pintu rahmat mulai Senin (24/6/2019) hingga Jumat (28/6/2019).

Dalam poster itu pula, dituliskan aksi akan digelar di seluruh ruas jalan di sekitar MK.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Argo Yuwono mengatakan, aksi massa dilarang di MK karena polisi berkaca pada aksi massa yang berakhir rusuh di depan Gedung Bawaslu pada 21-22 Mei lalu.

"Meski disebutkan aksi super damai tetap saja ada perusuhnya, diskresi kepolisian disalahgunakan. Silakan halal bihalal dilaksanakan di tempat yang lebih pantas seperti di gedung atau di rumah masing-masing," tutur Argo.

Argo menjelaskan, pelarangan aksi massa itu didasarkan pada Undang-Undang Nomor 9 Tahun 1998 tentang Kemerdekaan Menyampaikan Pendapat di Muka Umum.

loading...

Dalam aturan itu, kata Argo, pada pasal 6 diatur bahwa aksi menyampaikan pendapat di muka umum tidak boleh dilakukan jika mengganggu ketertiban umum dan hak orang lain.

Karenanya, lanjut Argo, pihaknya mengimbau kepada semua pihak untuk tak menggelar aksi massa. Selain menjaga ketertiban, tujuannya juga agar proses persidangan di MK bisa berjalan dengan lancar.

"Biarkan hakim MK bekerja tanpa tekanan karena semua persidangannya suda di-cover banyak media secara langsung dan hasil keputusan dipertanggungjawabkan kepada Tuhan Yang Maha Esa," ujar Argo dikutip CNNIndonesia, Sabtu (23/6/2019).

Sidang sengketa Pilpres dimulai pada 14 Juni lalu. Sidang akan ditutup pada Jumat (28/6) dengan agenda pembacaan putusan sengketa Pilpres 2019.

Loading...
Loading...