Minggu, 23 Juni 2019 17:56 WITA

Polisi Larang Halalbihalal di Depan Gedung MK, Ini Alasannya

Editor: Abu Asyraf
Polisi Larang Halalbihalal di Depan Gedung MK, Ini Alasannya
Aksi warga di depan gedung MK beberapa hari lalu.

RAKYATKU.COM - Polda Metro Jaya melarang warga melakukan aksi di depan gedung Mahkamah Konstitusi (MK), Jumat (28/6/2019). Hari itu bertepatan sidang putusan gugatan pilpres.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono mengatakan, aksi yang dilakukan di jalan protokol dilarang oleh undang-undang. Jalan Medan Merdeka Barat termasuk jalan protokol dan tak jauh dari Istana Merdeka.

"Melanggar UU Nomor 9 Tahun 1998 tentang penyampaian pendapat di muka umum, pasal 6, yang bisa mengganggu ketertiban umum dan hak orang lain," kata Argo dalam keterangan tertulis, Minggu (23/6/2019).

Polisi, kata Argo, belajar pada aksi di depan gedung Bawaslu 21-22 Mei 2019 lalu. Awalnya aksi berlangsung damai, namun berubah menjadi aksi anarki. 

Terkait rencana Persaudaraan Alumni (PA) 212 menggelar acara halalbihalal, Argo meminta tidak dilakukan di depan gedung MK. Dia menyarankan dilakukan di lokasi lain yang tidak melanggar.

loading...

"Silakan halalbihalal dilaksanakan di tempat yang lebih pantas, seperti di gedung atau di rumah masing-masing," katanya.

Sebelumnya, PA 212 dan GNPF Ulama berencana mengadakan aksi massa kawal sidang perselisihan hasil pemilihan umum (PHPU) sekaligus halalbihalal di sekitar gedung Mahkamah Konstitusi (MK) pada 25-28 Juni 2019.

Sebelumnya Juru Bicara PA 212 Novel Bamukmin menyampaikan rencana pihaknya, GNPF dan beberapa organisasi lainnya memobilisasi massa untuk mengawal sidang putusan PHPU. Selain itu, pada kesempatan yang sama juga akan dilakukan kegiatan halalbihalal.

"Agendanya juga sama untuk menegakkan keadilan, kecurangan bisa diskualifikasi, yang melakukan kecurangan pada saat pemilu bisa didiskualifikasi, dengan pengawalan masyarakat, jangan takut terhadap kepentingan-kepentingan penguasa. Maka kita hadir sebagai masyarakat mengawal konstitusi yang ada. Ini aksi super damai sebagaimana kita telah lakukan sebelum-sebelumnya," kata juru bicara PA 212 Novel Bamukmin.

Loading...
Loading...