Sabtu, 22 Juni 2019 23:01 WITA

KPU Pastikan Anggaran Pilkada Serentak 12 Daerah di Sulsel Membengkak

Penulis: Rizal
Editor: Andi Chaerul Fadli
KPU Pastikan Anggaran Pilkada Serentak 12 Daerah di Sulsel Membengkak

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Sulawesi Selatan memastikan kebutuhan anggaran untuk Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 2020 di Sulsel membengkak jika dibandingkan dengan Pilkada sebelumnya.

Pengakuan tersebut disampaikan Komisioner Divisi Logistik dan Perencanaan KPU Sulsel, Syarifuddin Jurdi. Menurutnya, salah satu penyebab naiknya kebutuhan anggaran untuk Pilkada 2020 nanti karena inflasi dari item kebutuhan penyelenggara.

"Pasti naik, karena perhitungan inflasi. Harga item yang digunakan dulu tidak mungkin harganya masih sama sekarang. Jadi, kenaikan itu dengan mempertimbangkan inflasi," ungkap Jurdi saat ditemui Rakyatku.com di Sekretariat KPU Sulsel, Jalan AP Pettarani, Sabtu (22/6/2019).

Menurut Jurdi, kenaikan di setiap daerah yang menggelar Pilkada tersebut dipastikan bervariasi. Jurdi mengambil contoh KPU Kota Makassar. Jika pada Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota (Pilwalkot) Makassar 2018 lalu, penyelenggara mendapat kucuran dana dari pemerintah sekitar Rp60 miliar, maka pada event yang sama digelar tahun depan, KPU memprediksi kebutuhan di atas Rp70 miliar.

"Diperkirakan yang menyedot anggaran paling besar untuk penyelenggaraan Pilkada serentak kali ini adalah pengadaan kotak dan bilik suara," tambah Jurdi.

Loading...

Alasannya, item sama yang dipakai ketika Pemilihan Umum (Pemilu) 2019 lalu adalah bahan sekali pakai. Sementara, item yang sama dari bahan aluminium bekas Pemilihan Gubernur (Pilgub) Sulsel 2018 sudah dilelang sebagian kabupaten/kota. Dengan demikian, pengadaan item baru mutlak diperlukan.

"Kotak dan bilik harus diadakan makanya anggaran itu akan membengkak. Pertanyaannya, apakah kotak aluminium yang digunakan di Pilgub misalnya, bisa dipakai atau tidak? Kabupaten di Sulsel memang belum semuanya melelang aluminiumnya. Itu mereka bisa pakai. Tapi yang sudah lelang bagaimana? Seperti Bulukumba yang sudah lelang. Padahal dia Pilkada tahun depan," pungkas Jurdi.

Seperti diketahui, ada 12 daerah di Sulsel yang akan menggelar Pilkada Serentak 2020 sesuai dengan rilis resmi Kemendagri. Masing-masing Makassar, Gowa, Maros, Pangkep, Barru, Tana Toraja, Toraja Utara, Luwu Utara, Luwu Timur, Selayar, Soppeng dan Bulukumba.

Loading...
Loading...