Sabtu, 22 Juni 2019 03:00 WITA

Dimulai Jumat, MK Bacakan Putusan Sengketa Pilpres Hari Jumat

Editor: Abu Asyraf
Dimulai Jumat, MK Bacakan Putusan Sengketa Pilpres Hari Jumat
Suasana sidang MK

RAKYATKU.COM - Mahkamah Konstitusi (MK) berencana membacakan putusan sengketa pilpres 2019 pada Jumat (28/6/2019). Sidang ini juga dimulai Jumat (14/6/2019) lalu.

Sebelum menutup sidang, Jumat (21/6/2019), Ketua MK Anwar Usman menyampaikan bahwa agenda selanjutnya akan diberi tahu kepada para pihak oleh kepaniteraan melalui surat.

Setelah sidang itu, sembilan hakim MK akan menggelar Rapat Permusyawaratan Hakim (RPH). RPH tersebut dijadwalkan pada 24 hingga 27 Juni. 

Nantinya, MK akan merumuskan putusan apakah menerima atau menolak gugatan Prabowo-Sandi.

"Insya Allah selesai sidang ini apa yang terjadi dalam ruangan ini akan kami bahas (dalam RPH). Setelah sidang ditutup kami akan RPH, kami akan berdebat," jelasnya.

Dalam persidangan, Hakim Mahkamah Konstitusi (MK) Saldi Isra menyebut, sidang sengketa Pilpres 2019 yang mendengarkan keterangan ahli hari ini menjadi pertarungan para alumni Universitas Gajah Mada (UGM).

Pertarungan itu, kata Saldi, terlihat dari perdebatan yang terjadi antara ahli yang dihadirkan tim hukum Jokowi-Ma’ruf dengan tim hukum Prabowo-Sandi yang didominasi para alumni UGM.

loading...

"Jadi ini pertarungan para alumni UGM. Saya khawatir di dalam ini aja mereka bertengkar, tapi di luarnya akur-akur lagi. Jadi agak repot kalau begitu sebetulnya," kata Saldi sebelum mengajukan pertanyaan kepada ahli dari tim hukum Jokowi-Ma’ruf.

Saldi menyebut sidang lanjutan sengketa Pilpres 2019 di MK hari ini menjadi panggung bagi alumni-alumni UGM. Setidaknya, lanjut Saldi, ada enam alumni UGM yang hadir di tengah persidangan.

Secara bergurau, Ketua MK Anwar Usman sempat protes. Dia tidak disebut sebagai alumni UGM bersama Wakil Ketua MK Prof Aswanto. Padahal, keduanya juga alumni UGM.

Setelah itu, Anwar menyampaikan perasaannya terhadap jalannya sidang.

"Saya terus terang terharu dan terima kasih suasana persidangan yang luar biasa, ditonton seluruh rakyat Indonesia, bagaimana kekeluargaan terbentuk meski ada perdebatan luar biasa," kata dia.

Loading...
Loading...