Rabu, 19 Juni 2019 16:51 WITA

Setor Rp8 Juta, Pria Palopo Mengaku Ditipu Wanita di Samsat Makassar

Penulis: Irmawati Azis
Editor: Abu Asyraf
Setor Rp8 Juta, Pria Palopo Mengaku Ditipu Wanita di Samsat Makassar
Rizal, korban penipuan oknum pegawai harian di Samsat Makassar.

RAKYATKU.COM,MAKASSAR - Seorang pria asal Palopo bernama Rizal (25) mengaku menjadi korban penipuan pegawai harian lepas di Samsat Makassar.

Ceritanya, Rizal meminta tolong kepada pegawai wanita berinisial SS untuk diuruskan balik nama mobil. Itu terjadi kurang lebih setahun yang lalu.

Mobil itu merek Daihatsu Xenia. Dibeli di Jakarta. Makanya, Rizal hendak melakukan balik nama sesuai prosedur di Samsat Makassar.

"Ada sahabat saya yang memperkenalkan SS selaku PHL Dispenda Sulsel yang bekerja di Samsat Makassar," ujar Rizal, Rabu (20/6/2019).

Atas rekomendasi sahabatnya inilah, Rizal mempercayakan SS untuk pengurusan balik nama kendaraan roda empat itu.

"Saya sudah membayar biaya ke SS, pertama Rp5,4 juta. Kemudian pembayaran kedua Rp900 ribu, ketiga Rp1,5 juta," bebernya.

Loading...

Terakhir, Rizal menyerahkan uang ke SS sebesar Rp800 ribu. "Saya sudah urus sejak tahun 2018, sudah setahun tapi tidak selesai," katanya.

Setahun kemudian, Rizal mendatangi Samsat Makassar. Dia bertemu Bripka Yuser di bagian mutasi. Yuser, kata dia, membenarkan ada pegawai bernama SS.

Kepada Rizal, Bripka Yuser mengaku hanya menerima dana Rp1,5 juta dari SS. Masih ada pajak yang belum diselesaikan sebesar Rp800 ribu.

Mendengar pengakuan Bripka Yuser, Rizal baru sadar, dirinya telah menjadi korban penipuan. Dia pun langsung melaporkan kasus itu ke Polrestabes Makassar.

"Hanya saja laporanku tidak diterima. Polrestabes menganggap tidak ada klarifikasi dari pihak pertama yang diduga penipu atas nama SS," ujar Rizal.

Loading...
Loading...