Rabu, 19 Juni 2019 16:38 WITA

Sama-Sama Komentari Sidang MK, Andi Arief dan Jansen Sitindaon Beda Sikap

Editor: Abu Asyraf
Sama-Sama Komentari Sidang MK, Andi Arief dan Jansen Sitindaon Beda Sikap
Andi Arief

RAKYATKU.COM - Bukannya mendukung perjuangan Koalisi Adil Makmur, Wakil Sekjen Partai Demokrat, Andi Arief justru menyerang saksi yang dihadirkan tim Prabowo-Sandi di MK.

Andi Arief mengatakan, data 17,5 juta DPT yang disampaikan Agus Maksum dalam sidang MK, tidak rasional. Dia justru menyebut, keterangan saksi pertama Prabowo-Sandi itu hanya tuduhan.

Dalam cuitannya di akun Twitternya, Andi Arief juga menyebut keterangan Agus Maksum tidak berkualitas. Alasannya, keterangannya tidak relevan dengan gugatan.

Andi Arief lebih penasaran ingin mendengarkan keterangan mantan Sekretaris Kementerian BUMN, Muhammad Said Didu.

"Sidang MK dipercepat saja memeriksa pak @msaid_didu soal status BUMN, kualitas saksi dan materi berikutnya pasti tidak akan relevan terhadap kecurangan, karena payung kecurangan DPT yang didengung-dengungkan sudah hancur. Dibohongi Agus Maksum," sebut Andi.

Ada dasar Andi Arief bercuit tentang Agus Maksum sedemikian rupa. Andi memandang rakyat telah dibohongi lantaran kesaksian Agus Maksum hanya bersifat opini baginya. 

Loading...

"Ya cuma opini dia aja kan tadi di persidangan. Analisis Excel aja. Analisis Excel tidak bisa dan tidak akan bisa membuktikan orang ke TPS atau tidak," jelas Andi Arief saat dimintai konfirmasi.

Terpisah, Ketua DPP Partai Demokrat, Jansen Sitindaon justru memuji keterangan yang disampaikan saksi Prabowo-Sandi.

"Karena sidang MK ini disiarkan live & bisa ditonton semua orang, publik bisa menilai sendiri di sana sini memang benar ada ketidak-JURDIL-an dalam pemilu kita ini," cuit Jansen Sitindaon.

"Jika pun 01 akhirnya ditetapkan menang, legitimasinya akan kurang. Publik telah menjadi hakim sendiri atas proses ini," lanjut juru bicara BPN Prabowo-Sandi.

Loading...
Loading...