Kamis, 20 Juni 2019 06:45 WITA

10 Nelayan Sabah Diculik Kelompok Bersenjata Abu Sayyaf

Editor: Aswad Syam
10 Nelayan Sabah Diculik Kelompok Bersenjata Abu Sayyaf
Abu Sayyaf

RAKYATKU.COM, SABAH - Sepuluh nelayan yang seharusnya berada di pantai timur Sabah dekat dengan rantai pulau Tawi Tawi di Filipina selatan, dilaporkan hilang, Selasa, 18 Juni 2019. 

Menurut The Star, 10 orang itu diyakini telah diculik oleh kelompok bersenjata yang terkait dengan Abu Sayyaf.

Dilaporkan, kedua kapal penangkap ikan ini berada di perairan Tambisan di Lahad Datu, ketika sedang menuju Semporna. Tetapi diyakini, kelompok bersenjata datang dengan dua speedboat sekitar pukul 02.00 waktu setempat, dan membajak kapal-kapal itu. 

Orang-orang bersenjata itu menyerang kapal nelayan pertama dan menculik empat dari enam awak kapal. 

Mereka kemudian pindah ke kapal kedua, di mana mereka mengambil enam dari 10 awak. 

Sementara identitas para korban belum dipublikasikan. Mereka diyakini orang Filipina yang memiliki dokumen Lepa Lepa yang dikeluarkan pada tahun 1970-an. 

Loading...

Para penculik diduga telah melarikan diri ke pulau Sitangkai, Filipina selatan, yang hanya berjarak 15 menit dengan speedboat dari Tambisan.

Enam nelayan lain yang tertinggal di kapal diselamatkan oleh Badan Penegakan Maritim Malaysia (MMEA). Nelayan yang beruntung memberi tahu pihak berwenang, bahwa mereka memang menuju ke Semporna untuk memperbarui izin mereka. 

Rupanya, dua perahu nelayan keluar di perairan melewati jam malam dan tidak memiliki izin yang diperlukan untuk melakukannya. 

Namun, Polisi dan Komando Keamanan Sabah Timur (Esscom) mengatakan, mereka tidak menerima laporan resmi tentang insiden penculikan itu. 
Komisaris Polisi Sabah, Datuk Omar Mammah sebagaimana dilansir dari NST, mengatakan bahwa mereka tidak menerima laporan juga tetapi penyelidikan masih berlangsung.

Loading...
Loading...