Selasa, 18 Juni 2019 19:06 WITA

Tegas, MK Tolak Permohonan Tim Hukum Prabowo-Sandi

Editor: Abu Asyraf
Tegas, MK Tolak Permohonan Tim Hukum Prabowo-Sandi
Hakim konstitusi, Suhartoyo

RAKYATKU.COM - Hakim konstitusi menolak permohonan tim kuasa hukum Prabowo Subianto-Sandiaga Salahuddin Uno. MK menolak LPSK dilibatkan dalam sidang.

Sebelumnya, Ketua Tim Kuasa Hukum Prabowo-Sandi, Bambang Widjojanto bermohon agar MK mengizinkan LPSK melindungi para saksi. Dengan demikian, saksi bisa memberikan keterangan tanpa tekanan.

Namun, permohonan itu ditolak MK. "Tidak ada landasaan hukumnya," kata hakim konstitusi Suhartoyo dalam sidang di MK, Jalan Medan Merdeka Barat, Selasa (28/6/2019).

Menurut Suhartoyo, LPSK bernuansa kasus pidana. Sedangkan sengketa di MK adalah sengketa yang terkait sengketa kepentingan.

"UU LPSK sekupnya berkaitan dengan tindak pidana, sudah kami pelajari," tambah Suhartoyo seperti dikutip dari Detikcom.

Meski demikian, Suhartoyo mengaku MK menjamin saksi akan diberikan keamanan selama persidangan.

"Ketika saksi sudah hadir dan disumpah akan dijamin keamanannya dan steril," ujar Suhartoyo.

Sebelumnya, Bambang Widjojanto telibat perdebatan hangat dengan anggota kuasa hukum Jokowi-Ma'ruf, Luhut Pangaribuan. 

Loading...

"Jangan membuat drama," kata Luhut di ruang sidang di MK, Jalan Medan Merdeka Barat, Selasa (28/6/2019).

Luhut menyatakan apa yang disampaikan oleh BW mengada-ada. Ancaman saksi dinilai tidak bisa terbuktikan. 

"Saya keberatan," kata BW memotong omongan Luhut.

Luhut yang lebih senior di YLBHI tidak terima dan kembali memotong omongan BW. "Anda tidak menghormati senior," ujar Luhut.

"Kalau betul ada (ancaman, Red), tolong sampaikan di persidangan ini untuk membantu. Syukur-syukur kalau ini bukan drama. Kalau sungguh-sungguh, mari kita dengarkan, kewajiban kita, langsung atau tidak langsung, " kata Luhut.

Dicecar hal itu, BW menjawab dengan nada tinggi. "Ini bukan drama. Ini sungguh-sungguh. Jangan mempermainkan nyawa orang!" kata BW.

Loading...
Loading...