Selasa, 18 Juni 2019 16:13 WITA

Ini Tiga Ayat Alquran yang Dikutip Yusril pada Sidang MK, Siapa Diuntungkan?

Editor: Abu Asyraf
Ini Tiga Ayat Alquran yang Dikutip Yusril pada Sidang MK, Siapa Diuntungkan?
Yusril Ihza Mahendra

RAKYATKU.COM,JAKARTA - Selama ini kubu Prabowo-Sandi paling banyak menuntut keadilan dalam proses hukum. Hari ini, permintaan serupa datang dari Yusril Ihza Mahendra.

Tidak tanggung-tanggung, ketua tim hukum Joko Widodo-Ma'ruf Amin itu mengutip tiga ayat dalam Alquran saat membacakan jawaban sebagai pihak terkait di sidang sengketa Pilpres 2019. 

Ketiga ayat Alquran tersebut semuanya tentang perintah Allah subhanahu wata'ala untuk berbuat adil. 

Menurut Yusril, MK merupakan pihak berwenang yang diatur dalam undang-undang dalam menyelesaikan perselisihan pemilu. Dia menjelaskan, perselisihan dalam pemilu lazim dan sangat mungkin akan terjadi dalam kehidupan demokrasi di suatu negara modern yang jika dilihat dari perspektif Islam, hal-hal seperti itu akan bisa diselesaikan oleh badan-badan peradilan yang imparsial dan objektif.

Alquran, kata Yusril, telah memberikan pedoman dan bimbingan mengenai pembentukan mahkamah untuk memutuskan berbagai perselisihan dalam kehidupan demokrasi sebuah negara modern.

Berikut tiga ayat adil yang dikutip Yusril:

Loading...

1. QS. An Nisa': 58
 
"Sesungguhnya Allah menyuruh kamu menyampaikan amanat kepada yang berhak menerimanya, dan (menyuruh kamu) apabila menetapkan hukum di antara manusia supaya kamu menetapkan dengan adil. Sesungguhnya Allah memberi pengajaran yang sebaik-baiknya kepadamu. Sesungguhnya Allah adalah Maha Mendengar lagi Maha Melihat."

2. QS. An Nisa': 135

"Wahai orang-orang yang beriman, jadilah kamu orang yang benar-benar penegak keadilan, menjadi saksi karena Allah biarpun terhadap dirimu sendiri atau ibu bapa dan kaum kerabatmu. Jika ia kaya ataupun miskin, maka Allah lebih tahu kemaslahatannya. Maka janganlah kamu mengikuti hawa nafsu karena ingin menyimpang dari kebenaran. Dan jika kamu memutarbalikkan (kata-kata) atau enggan menjadi saksi, maka sesungguhnya Allah adalah Maha Mengetahui segala apa yang kamu kerjakan."

3. QS. Al Maidah: 8

"Hai orang-orang yang beriman hendaklah kamu jadi orang-orang yang selalu menegakkan (kebenaran) karena Allah, menjadi saksi dengan adil. Dan janganlah sekali-kali kebencianmu terhadap sesuatu kaum, mendorong kamu untuk berlaku tidak adil. Berlaku adillah, karena adil itu lebih dekat kepada takwa. Dan bertakwalah kepada Allah, sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan."
 

Loading...
Loading...