Senin, 17 Juni 2019 17:48 WITA

Diadukan ke DPRD Makassar soal Lurah dan Insentif, Ini Pembelaan Camat Wajo

Penulis: Syukur
Editor: Abu Asyraf
Diadukan ke DPRD Makassar soal Lurah dan Insentif, Ini Pembelaan Camat Wajo
Sejumlah ketua RT dan RW Kecamatan Wajo dipertemukan dengan Camat Wajo Aulia Arsyad di DPRD Kota Makassar, Senin (17/6/2019).

RAKYATKU.COM - Sejumlah ketua RT dan RW Kecamatan Wajo mendatangi kantor DPRD Kota Makassar, Senin (17/6/2019).

Kedatangan mereka untuk mengadukan Aulia Arsyad yang dianggap sewenang-senang dalam menjalankan tugas sebagai camat Wajo.

Kesewenang-wenangan Aulia disebutkan terbukti dari pencopotan dua lurah di Kecamatan Wajo yakni Rahman Palaguna selaku lurah Melayu dan Amrul yang merupakan Lurah Ende. 

"Padahal dari delapan lurah mereka yang paling rajin. Bahkan bisa dikatakan aktif 24 jam kalau ada warga yang membutuhkan," ungkap Muh Jamil, ketua RT 3 RW 05, Kelurahan Melayu, Kecamatan Wajo.

Ditambahkan, tak ada penjelasan dari camat Wajo terkait alasan pencopotan kedua lurah tersebut. 

"Dilengserkan dari jabatan hak yang biasa tetapi ini langsung dinonjobkan. Ada apa? Kami meminta lurah dikembalikan dan camat diganti," sebutnya.

Tak hanya pencopotan dua lurah yang disoal oleh para RT-RW mereka juga mempertanyakan intensif RT-RW yang katanya tidak dibayar full setelah Aulia menjabat sebagai camat di Wajo. 

"Insentif RT-RW juga belum dibayar semua. Dulu sudah diiyakan akan dibayar bulan April dan Mei tetapi hanya bulan April yang dibayar," bebernya. 

Camat Wajo, Aulia menanggapi santai aduan warganya ke DPRD. Ia menyebut keluhan warga tersebut merupakan hal yang wajar.

Disebutkan, pencopotan kedua lurah tersebut terjadi saat Danny Pomanto masih menjabat sebagai wali kota Makassar. 

Aulia merasa heran dengan aduan warganya ke kantor DPRD Makassar. Pasalnya, saat kerja bakti, tak ada yang melakukan protes kepadanya. 

"Wajar mereka menilai pimpinan seperti apa. Namun pencopotan lurah bukan wewenang saya. Waktu kerja bakti tak masalah," ungkap Aulia. 

Adapun soal insentif RT-RW di Kecamatan Wajo, Aulia mengatakan saat ini masih dalam proses pencairan. Ia juga menegaskan insentif RT-RW disesuaikan dengan indikator kinerja RT-RW.

Loading...
Loading...

Berita Terkait