Minggu, 16 Juni 2019 15:28 WITA

Bertengkar dengan Wali Kota London, Donald Trump Minta Sadiq Khan Diganti

Editor: Abu Asyraf
Bertengkar dengan Wali Kota London, Donald Trump Minta Sadiq Khan Diganti
Wali Kota London, Sadiq Khan

RAKYATKU.COM - Bukan sesama presiden. Presiden Amerika Serikat Donald Trump saling serang dengan Wali Kota London, Sadiq Khan.

Puncaknya, Trump menyerukan agar wali kota muslim pertama di Inggris itu segera diganti.

"London butuh seorang wali kota baru sesegera mungkin. Khan adalah sebuah bencana - hanya akan menjadi lebih buruk!" cuit Trump di akun Twitternya, @realDonaldTrump.

Sebelumnya, Trump menyebut Khan sebagai stone cold loser atau pecundang sejati. Dia sebelumnya, banyak dikritik oleh Sadiq Khan.

Trump lalu mengomentari tindakan kriminal di London. Antara lain kasus tiga pria terbunuh dalam kurun waktu 24 jam. 

Komentar tentang tindakan kriminal itu dicuitkan oleh kolumnis sayap kanan bernama Katie Hopkins yang dituding terkait Islamofobia. Hopkins pernah menyebut imigran sebagai "kecoa" pada 2015.

Loading...

Sikap tajam Trump ini membuat Khan, yang sebelumnya disebut sebagai "pecundang sejati", mengkritik karpet merah yang digelar untuk Trump dalam kunjungannya ke Inggris. Trump membalas, seharusnya Khan fokus saja ke penanganan kriminalitas di London, bukan fokus ke dirinya. 

Dilansir AFP, Minggu (16/6/2019), Khan menulis di surat kabar, membandingkan Trump dengan diktator Eropa tahun 1930-an hingga 1940-an. Pada saat itu, juru bicara Wali Kota London menyebut cuitan Trump di Twitter sebagai "kekanak-kanakan". 

Saat kunjungan ke London pada Juli 2018 lalu, Trump menuding Khan menjalankan "penanganan yang sangat buruk terhadap masalah terorisme". 

Trump menghubungkan isu imigrasi dengan gelombang kriminalitas berdarah di London. Perselisihan Trump vs Khan berlanjut saat Khan mengkritisi Trump yang menerbitkan larangan bepergian terhadap orang-orang dari negara muslim tertentu.

Khan adalah anak dari seorang sopir bus yang berimigrasi dari Pakistan ke Inggris pada era '60-an. 

Loading...
Loading...