Kamis, 13 Juni 2019 08:45 WITA

Ketua MK: Bukan Hanya Soal Pemenang Pilpres, Ini tentang Keutuhan NKRI

Editor: Abu Asyraf
Ketua MK: Bukan Hanya Soal Pemenang Pilpres, Ini tentang Keutuhan NKRI
Ketua MK Anwar Usman

RAKYATKU.COM - Menjelang sidang Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) Pilpres, Mahkamah Konstitusi berusaha meyakinkan publik terkait independensi mereka.

Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Anwar Usman kembali menegaskan, lembaganya independen dan tidak akan dapat diintervensi siapapun.

"Kami hanya tunduk pada konstitusi dan peraturan perundang-undangan yang sesuai dengan konstitusi, dan kami hanya takut kepada Allah subhanahu wata'ala," kata Anwar Usman kepada wartawan, Rabu (12/6/2019).

Pernyataan ini sudah beberapa kali disampaikan hakim asal Nusa Tenggara Barat (NTB) tersebut. Dia menjamin bahwa putusan MK nantinya didasarkan pada fakta-fakta yang ada dalam persidangan.

Anwar Usman mengatakan, MK akan memperlakukan semua Pemohon pencari keadilan di MK, termasuk terkait perselisihan hasil pemilihan umum (PHPU), secara adil.

Loading...

Dia mengatakan, persidangan PHPU Pilpres di MK bukan semata tentang siapa yang kelak menjadi presiden terpilih, melainkan juga tentang keutuhan dan kesatuan NKRI.

Sidang pendahuluan PHPU Pilpres dilaksanakan Jumat (14/6/2019). Setelah sidang pendahuluan dilaksanakan, MK memiliki waktu 14 hari untuk mengeluarkan putusan.

Mahkamah Konstitusi (MK) memfasilitasi sebanyak 15 kursi untuk masing-masing tim kuasa hukum pasangan capres-cawapres dalam persidangan gugatan perselisihan hasil pemilihan umum (PHPU).

Loading...
Loading...