Rabu, 12 Juni 2019 09:45 WITA

Guru SMK Tewas di Rumah Mertua di Polman, Suaminya Menghilang

Editor: Abu Asyraf
Guru SMK Tewas di Rumah Mertua di Polman, Suaminya Menghilang
ILUSTRASI

RAKYATKU.COM - Hajah Rusdia kaget bukan main. Dia baru saja pulang dari hajatan keluarganya saat melihat menantunya tewas bersimbah darah.

Korban bernama Wati bin Saeni (42) diketahui bekerja sebagai guru SMK di Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat. Dia tewas di rumah mertuanya di Desa Lapeo. 

Pada Selasa malam (11/6/2019), Rusdia pulang ke rumah tengah malam. Dia sempat melihat menantunya itu terbaring tengkurap di ruang tengah. Kepalanya tertutup kain. 

Awalnya Rusdia mengira menantunya itu sedang tidur. Dia langsung ke kamar untuk salat isya.

Usai salat sebelum tidur, Rusdia mengecek kembali pintu-pintu rumah untuk dikunci. Tiba-tiba dia merasa curiga. Rusdia lalu membuka kain yang menutupi kepala menantunya.

Loading...

"Setelah saya cek ternyata dia sudah meninggal dengan kondisi bersimbah darah," ujar Rusdia seperti dikutip dari Detikcom, Rabu (12/6/2019).

Kepada polisi, Rusdia mengaku bahwa korban terakhir kali terlihat di rumah berdua dengan suaminya, Nurdin (32). Namun, saat dirinya tiba di rumah, Nurdin menghilang.

Kapolsek Campalagian, Iptu Muskatik memastikan Wati korban pembunuhan. "Tidak ditemukan adanya motif lain seperti pencurian atau lainnya. Dugaan kematian korban akibat perbuatan orang terdekatnya," jelas Mustakim.
 

Loading...
Loading...