Selasa, 11 Juni 2019 13:04 WITA

Pilkades Pakkasalo Ricuh, Pencoblosan Sempat Dihentikan

Penulis: Herman
Editor: Aswad Syam
Pilkades Pakkasalo Ricuh, Pencoblosan Sempat Dihentikan
Suasana pemilihan kepala desa di Desa Pakkasalo, Kecamatan Sibulue, Kabupaten Bone, Selasa, 11 Juni 2019.

RAKYATKU.COM, BONE -- Sebanyak 10 Desa melaksanakan pemilihan kepala desa serentak di Kabupaten Bone, Selasa, 11 Juni 2019.

Pemilihan kepala desa tentu tidak semuanya berjalan mulus. Dalam proses pemilihan kadang terjadi gejolak-gejolak yang tidak diinginkan.

Seperti yang terjadi di Desa Pakkasalo, Kecamatan Sibulue, Kabupaten Bone, proses pencoblosan sempat dihentikan sejenak, lantaran terjadi kericuhan antar pendukung paslon.

Kericuhan terjadi saat salah satu pendukung paslon nomor 3 yang diketahui merupakan pensiunan Polri, berdiri di pagar luar TPS, meneriaki salah satu timses pasangan nomor 1 yang diketahui merupakan pensiunan TNI saat masuk ke TPS.

"Polisi saja dilarang masuk apalagi pensiunan TNI," ujar pensiunan polisi tersebut.

Tak terima diteriaki seperti itu, akhirnya keduanya sempat adu mulut dan menantang duel. Panitia yang mendengarkan adanya keributan di luar, akhirnya memanggil polisi untuk mengamankan suasana. Proses pemilihan sempat dihentikan sejenak.

Loading...

Camat Sibulue Andi Wahyudin Akil yang ditemui di TKP, membenarkan peristiwa tersebut. Dia mengatakan, pihaknya sudah menangani dan mendamaikan kedua belah pihak.

"Iya tadi sempat ada gejolak-gejolak sedikit. Tetapi sekarang sudah kita selesaikan dan kedua belah pihak sudah kita damaikan dan bersalaman," ujar A Wahyudin Akil.

Diketahui, Pilkades Desa Sibulue ini diikuti 3 pasangan calon yakni paslon nomor 1 atas nama H. Ambo, nomor 2 Hj. Musliha, dan nomor urut 3 A. Akbar. 

Sementara diketahui, ada 1.465 jiwa wajib pilih di Desa Pakkasalo yang melakukan pencoblosan.

Loading...
Loading...