Senin, 10 Juni 2019 14:19 WITA

Bupati Bantaeng Siap-siap Mutasi

Penulis: Zul Lallo
Editor: Mulyadi Abdillah
Bupati Bantaeng Siap-siap Mutasi
Foto: IST

RAKYATKU.COM, JENEPONTO - Bupati Bantaeng Ilham Azikin dalam waktu dekat ini akan segera melakukan penyegaran dilingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bantaeng. Itu berarti para pejabat harus siap-siap bergeser dari jabatannya saat ini untuk mendapat promosi jabatan baru atau justru sebaliknya.

"Insyaallah satu atau dua minggu ke depan kita akan lakukan mutasi. Kita akan mengisi organisasi yang kosong", tegas Ilham saat menggelar upacara di Lapangan Pantai Seruni Bantaeng, Senin (10/06/19). 

Dirinya menegaskan, mutasi diperlukan untuk menjaga ritme organisasi dan roda pemerintahan tetap berjalan sebagaimana mestinya. Meski begitu, isu mutasi tidak boleh mengganggu kinerja pegawai.

"Memang menjadi kebutuhan organisasi hari ini. Tetapi tidak boleh karena isu mutasi lantas mengganggu kinerja kita sebagai pelayan masyarakat", ujarnya.

Ditegaskan, ASN seharusnya bekerja semaksimal mungkin dan tidak menjadikan isu mutasi sebagai alasan untuk bermalas-malasan karena bisa merusak ritme organisasi. Mereka yang memperlihatkan kerja-kerja tidak sesuai harapan, Bupati Bantaeng memastikan semua itu dipantau dan dinilai setiap waktu.

Usai upacara, Ilham Azikin didampingi Isteri, Sri Dewi Yanti serta Wakil Bupati Bantaeng, H Sahabuddin yang juga didampingi Isteri, Hj Rahmah Arsyad menggelar halalbihalal bersama ribuan ASN.

Loading...

Tampak pula diantaranya Sekretaris Daerah, Abdul Wahab, unsur Forkopimda, Kepala Kemenag, H Muhammad Yunus dan Kepala Rutan Klas IIB, Muhammad Ishak. Satu persatu ASN yang hadir bersalaman dengan para pejabat tinggi tersebut.

"Atas nama, keluarga dan organisasi mengucapkam mohon maaf lahir dan batin, Minal Aidin Wal Faidzin. Saya mengajak kita semua kembali fitrah", tuturnya.

Halalbihalal itu berlangsung dari pukul 08:20 Wita hingga pukul 09:05 Wita. Ilham mengajak agar seluruh ASN memperteguh kebersamaan dan menjadikan momen halalbihalal sebagai ajang untuk kembali merajut persaudaraan setelah melewati Pemilu Serentak 2019.

"Apa yang sudah diletakkan menjadi tatanan pemerintahan oleh para pemimpin sebelumnya, hari ini kita wajib menjaga dan melanjutkannya, bukan hadir mencari kelemahan karena saya yakin lebih besar manfaat dari mudaratnya" jelasnya.

Bupati bergelar doktor itu berharap agar apa yang sudah didapatkan selama bulan suci ramadan tetap terpelihara dan diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari, begitupun dalam melakukan aktifitas berpemerintahan.

Loading...
Loading...