Senin, 10 Juni 2019 08:53 WITA

Akibat Banjir, Puluhan Nelayan di Bone Merugi

Penulis: Herman
Editor: Aswad Syam
Akibat Banjir, Puluhan Nelayan di Bone Merugi
Nelayan di Bone, mengalami kerugian akibat banjir yang merendam wilayah itu.

RAKYATKU.COM, BONE -- Intensitas curah hujan tinggi yang melanda sejumlah kecamatan di Kabupaten Bone, yang berujung banjir, sangat berdampak bagi masyarakat, khususnya para petani dan nelayan.

Pasalnya, seluruh padi yang sudah ditanam di sawah, sudah terendam air. Begitupun dengan ikan yang di dalam tambak, yang seharusnya dipanen sekitar Juli, terpaksa harus dipanen dini, karena terbawa air.

Salah seorang warga Desa Ujung Sangketo, Kecamatan Mare, Kabupaten Bone, Rahmawati (41), mengakui kalau dirinya merugi hingga puluhan juta rupiah.

Ikan yang didapat dari hasil penangkapan jaring yang dia lakukan pagi tadi itu, sudah bercampur dengan ikan dari laut. Selain hasil tangkapan yang terbilang tidak seberapa, harganya pun sedikit karena ukurannya yang kecil.

Loading...

"Murah harganya pak karena kecil paling 5 sampai 6 ekor harganya baru mencapai Rp20.000," tambahnya.

Dari hasil pantauan Rakyatku.com, hingga saat ini sejumlah petani masih sibuk melakukan panen ikan di sungai, ikan hasil dari tambak yang sudah tercampur dengan ikan laut, sementara kondisi air juga sudah mulai surut sejak siang hari tadi.

Loading...
Loading...